Motor Pabrikan Jerman ini Kembali Bangkit, Setelah 50 Tahun Masa Hibernasi

Frankfurt Motor Show Tampilkan Motor Kembali Motor yang Telah 50 Tahun Hibernasi – Ajang Frankfurt Motor Show yang dilaksanakan tanggal 15 September kemarin, ternyata bukan hanya menjadi salah satu wadah bagi motor pabrikan ternama yang populer saja. Bahkan ajang ini juga menjadi salah satu media kebangkitan bagian Motor Jerman yang telah melewati masa hibernasinya selama 50 tahun.

frankfurt-motor-show-tampilkan-motor-kembali-motor-yang-telah-50-tahun-hibernasi

Pabrikan motor asal Jerman ini memanfaatkan momen tersebut untuk mengingatkan kembali masyarakat terhadap 3C Carbon Group yang telah membangkitkan kembali merk Horex di pasar otomotif dunia. Kali ini, setelah melakukan hibernasi selama 50 tahun Horex mengeluarkan model baru dengan nama Horex VR6.

Seperti yang dikatakan oleh Visordown yang dirangkum pada halaman oto.detik Rabu (16/09/2015), motor berbobot 221 kilogram dalam kondisi kering ini mulai dalam proses pengerjaan sesaat setelah Horex dibeli oleh Carbon Group Februari lalu. Kemudian dalam waktu sekitar tiga bulan, tepatnya pada bulan Juli desain pembaharuan dari motor tersebut telah selesai pengerjaan.

Kini, Horex pun telah siap melakukan proses produksinya. Dari serangkaian uji coba yang telah dilakukan, telah terbukti bahwa tenaga yang dihasilkan mesin dari motor Horex tersebut lebih garang dan tangguh dibanding dengan pendahulunya yaitu 170 bhp dengan torsi 138 Nm. Motor ini juga menerapkan suspense Ohlins bai bagian roda depan maupun belakang.

separator

Untuk bagian rem, Horex menggunakan rem cakram Brembo. Bukan hanya itu saja motor lawas ini juga mengubah tampilan pada cluster dengan sentuhan modern, yaitu menggnakan LCD, dan pada lampu utama telah menggunakan LED.

Perlu diketahui, mungkin memang banyak yang belum mengetahui riwayat dari motor pabrikan Jerman ini. Namun untuk informasi saja, bahwa Horex merupakan salah satu produsen motor asal Jerman yang berdiri pada tahun 1920 oleh perusahaan kaca Rex yang berkantor pusat di Homburg.

Namun pada tahun 1995 diambil alih oleh Daimler yang lima tahun setelah itu Horex menyatakan menghentikan produksinya. Nah, kali ini setelah 50 tahun masa hibernasi yang dilewatinya Horex kembali terbangun dan bangkit dengan produk baru yang jauh lebih tangguh.

Kabarnya Horex akan membanderol motor tersebut dengan harga 22500 euro yang setara dengan Rp 357 juta, dengan produksi tahap awal berjumlah terbatas yakni hanya sekitar 33 unit saja. Baca juga New Royal Enfield Himalayan, Wajah Klasik Untuk Tampilan Adventure dan Kawasaki Versys 250 Mulai Diperbincangkan

Top