BBM Jelek, Mobil Keren Hyundai ini Tak Bisa Dijual di Indonesia

Hyundai Veloster Tak Bisa Dijual di Indonesia – Lagi-lagi, masalah kualitas bahan bakar minyak atau BBM menjadi penghalang masuknya mobil-mobil keren ke Indonesia. Kali ini, sport car besutan Hyundai, yakni Hyundai Veloster tak bisa dipasarkan di Tanah Air karena masih rendahnya kualitas BBM.

hyundai-veloster-tak-bisa-dijual-di-indonesia

Gagal masuknya mobil baru Hyundai Veloster ke Indonesia ini secara laingsung dikonfirmasi oleh Presiden Direktur PT Hyndai Mobil Indonesia, Mukiat Sutikno, pada Jumat (18/9).

“Terkadang kita khawatir dengan kualitas fuel (bahan bakar),” ujar Mukiat.

Hal-hal yang menyangkut urusan teknis seperti bahan bakar memang membuat pabrikan asal Korea Selatan ini perlu melakukan banyak riset untuk bisa mendatangkan produknya ke Indonesia.

separator

“Seperti Hyundai Volester kita sudah kenalkan, tapi belum kita jual. Karena Volester sendiri itu sudah Euro4. Sedangkan di Indonesia bahan bakarnya masih Euro2,” lanjut Mukiat.

“Berbeda dengan Malaysia dan Thailand yang bahan bakar minyaknya sudah mencapai Euro3,” imbuhnya.

Hyundai Veloster sendiri sudah beberapa kali hadir di Indonesia sebagai display di berbagai pameran otomotif. Hyundai Veloster memiliki desain pintu yang unik karena jumlah pintunya ada tiga.

Velsoter merupakan seri mobil crossover Hyundai yang sudah dipasarkan di beberapa negara Eropa dan Asia. Hyundai Veloster dibekali mesin Gamma GDI berkapasitas 1.600 cc 4 silinder Gasoline Direct Injection (GDI). Mesin pada Hyundai Veloster mampu menghasilkan tenaga sebesar 140 PS pada putaran mesin 6.300 rpm dengan torsi sebesar 17 Nm pada 4.250 rpm. Mesin tersebut dikawinkan dengan transmisi dual-clutch (DCT) manual 6 percepatan.

Jika diamati sekilas dari luar, Hyundai Veloster nampak seperti gabungan antara SUV Hyundai Santa Fe dengan hatchback Hyundai Avega. Lekukan bodi Veloster terlihat begitu anggun berpadu dengan body works yang kokoh ala SUV.

Dalam uji coba internal yang dilakukan Hyundai, Veloster bisa menempuh jarak sejauh 15,3 km dengan 1 liter bensin. Sementara untuk versi manualnya, Hyundai Veloster bisa mencapai jarak 16,3 km dengan 1 liter bensin. Meski memiliki potensi pasar yang besar, Hyundai Indonesia memang masih belum berani memboyong dan menjual Veloster di Indonesia karena terhalang kualitas BBM di Tanah Air. Baca juga Ratu Inggris Jadi Pemesan Pertama SUV Termahal dan Peugeot Fractal Concept Dipamerkan di Frankfurt Motor Show 2015.

  • sofyan hadi

    kalau permasalahannya ada di BBM, bukan berarti hyundai memproduksi mobil yang jelek dong. seharusnya itu menjadi tugas pemerintah untuk menaikan kualitas BBM yang diproduksinya. Sayang sekali kalau mobil crossover dengan desain dan spek sangat menarik seperti veloster ini tidak bisa dinikmati orang indonesia hanya karena terhalang kualitas BBM. :)M

Top