Waduh! Volkswagen Palsukan Data Emisi Mesin Diesel

Volkswagen Alami Banyak Kerugian Akibat Palsukan Data Emisi Mesin Diesel – Setelah tersebar kabar digugat cerai oleh Suzuki, kini Volkswagen Group kembali terserang kabar miring mengenai pemalsuan data emisi mesin diesel yang dilakukannya. Bukan hanya itu, akibat dari pemalsuan tersebut mereka diprediksi akan mengalami kerugian yang cukup besar.

volkswagen-alami-banyak-kerugian-akibat-palsukan-data-emisi-mesin-diesel

Menurut data yang beredar, beberapa kerugian yang kemungkinan akan dialami oleh VW in yaitu yang pertama adalah anjloknya saham mereka hingga 20 persen yang dapat diindikasikan berdampak buruk juga pada industri otomotif Jerman yang lainnya.

Kerugian berikutnya yaitu telah diperkirakan adanya 11 juta unit mobil yang telah tersebar dengan menggendong data palsu tersebut. Sejumlah mobil yang tersebar menggunakan tipe mesin EA 189.

Selanjutnya, yaitu salah satu pemuka VW juga dikabarkan akan melakukan pemecatan terhadap salah satu petinggi VW yaitu Martin Winterkom terkait kasus pemalsuan tersebut. Dari kutipan yang dirangkum dalam halaman otomotif.metronews, Rabu (23/09/2015) menyatakan akan ada pergeseran dari petinggi VW, yang salah satunya yaitu mengganti Winterkom dengan Matthias Mueller yang tak lain adalah pemimpin Porsche.

Kasus pemalsuan data ini diawali dengan penggunaan software kontrol mesin yang dapat mengelabuhi tes uji coba yang dilakukan oleh badan perlindungan lingkungan atau Environmental Protection Agency (EPA) Amerika Serikat.

Software tersebut memang dinilai cukup canggih, karena memang dapat mendeteksi pada saat mobil berada di dalam mesin pengujian serta menekan emisi yang dihasilkan. Tetapi, hal ini hanya sementara saja karena beberapa saat setelahnya, emisi dari mesin diesel mobil tersebut akan kembali normal dan tidak lagi sesuai dengan data yang ada.

Pihak VW juga telah memberikan pernyataan secara resmi bahwa telah terdapat deviasi data emisi saat dilakukannya pengujian dan saat digunakan di jalanan. Namun hal itu hanya berlaku pada jenis mesin itu saja, dan mereka juga menyatakan tengah melakukan kerja secara intensif untuk menekan perbedaan data tersebut dengan melakukan tindakan penambalan secara teknis.

VW bersikeras untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap produknya, oleh karena itu mereka tidak akan mentolerir tindakan pelanggaran tersebut dan akan memberhentikan pihak yang terlibat.

Untuk menyelesaikan seluruh permasalahan yang ditimbulkan, VW telah menyediakan dana sebesar USD7,25 juta yang apabila disetarakan maka totalnya lebih dari sRp 10 miliar.  Baca juga Daimler, BMW dan Audi Bakal Mengembangkan Baterai Mobil Listrik Bersama dan Tanggapan Toyota Mengenai Tes Tabrak Toyota Agya

Top