Skandal ‘Dieselgate’, Momentum Tepat Beralih ke Mobil Listrik

Skandal ‘Dieselgate’, Saat yang Tepat Beralih ke Mobil Listrik – Terkuaknya skandal ‘dieselgate’ yang dilakukan VW untuk memanipulasi uji emisi, kini sudah menjadi santapan media global. VW kini menjadi bulan-bulanan akibat ulahnya tersebut. Di tengah penyelamatan global dari polusi berbahaya, justru disalahgunakan oleh VW. Imbasnya, para pemerhati lingkungan pun ikut turun tangan untuk menuntut VW dan berharap masalah ini cepat berakhir di meja hijau.

Skandal Dieselgate Momentu Tepat Beralih ke Mobil Listrik

Namun akibat kasus yang dilakukan VW ini, menjadi saat yang tepat untuk para produsen mobil elektrik atau mobil hidrogen. Kasus ‘dieselgate’ bisa menjadi momentum manis untuk mereka mengambil kesempatan unjuk gigi mengenalkan mesin yang ramah lingkungan, karena saat ini dipastikan banyak masyarakat menganggap mobil diesel atau bensin tak lagi aman.

Hal ini juga diungkapkan oleh Elon Musk, founder Tesla Motor. Tesla Motors adalah produsen mobil supercar namun berbasis bahan bakar elektrik. Elon Musk menyatakan bahwa era mesin dengan bahan bakar minyak akan segera berakhir, kini adalah waktu yang tepat untuk menyambut era baru mobil bertenaga listrik.

Elon Musk juga megatakan bahwa akibat kasus ‘dieselgate’, kini masyarakat menjadi tak percaya lagi dengan mesin diesel maupun bensin yang ramah lingkungan, karena mesin ramah lingkungan-pun kini bisa dimanipulasi oleh produsen untuk mendongkrak penjualan mobil.

separator

“Well, saya kira malah kebalikannya. Apa yang ditunjukkan Volkswagen menunjukkan (pada masyarakat) kalau kita sedang berada pada batas emisi yang bisa dilakukan mesin diesel atau bensin. Sekarang ini, waktunya telah tiba untuk pindah ke teknologi generasi baru,” ungkapnya dikutip dari Autonetmagz, Selasa, (29/9/2015).

Sebagai tambahan informasi, saat ini ada beberapa mobil listrik yang mulai dijual ke pasaran. Seperti Nissan Leaf, Renault Twizy dan banyak lagi lainnya. Sedangkan untuk mobil bertenaga hidrogen ada Toyota Mirai dan Honda FCX Clarity. Dengan pernyataan Musk di atas, memang bukan berdasarkan asumsi belaka. Bahkan apa yang dikatakan Musk, tergolong fakta bahwa kebanyakan mesin sekarang meski diklaim ramah lingkungan oleh pembuatnya tetap saja menghasilkan gas buang. Berbeda dengan mobil listrik, karena pada mobil listrik tak ada pipa buang atau knalpot, pastinya mobil listrik dijamin bebas polusi karena tak bisa menghasilkan gas buang. Baca juga Setelah VW Kini Audi dan Porsche Masuk Investigasi dan Ford GT 2017 Hanya Diproduksi 200 Unit.

Top