Ironis, Jalan Raya di Indonesia Seperti Arena Jagal Massal

Jalan Raya di Indonesia Seperti Arena Jagal Massal – Makin bertambahnya jumlah penduduk ternyata seiring dengan terus bertambahnya volume kendaraan di Indonesia. Dengan hal tersebut maka menjadikan situasi berbagai ruas jalan raya di Indonesia semakin memprihatinkan karena masih begitu banyaknya jumlah kecelakaan yang terjadi setiap periodenya. Bahkan dengan hal tersebut bisa dianalogikan bahwa jalan raya di Indonesia sebagai arena jagal massal.

Jalan Raya di Indonesia merupakan Area Jagal Massal

Istilah yang cukup ironis tersebut memang sangat memprihatinkan, pasalnya setiap hari rata-rata ada 61 nyawa manusia melayang di jalan raya. Sayangnya kondisi yang sangat memprihatinkan tersebut belum ditanggapi serius oleh Pemerintahan Indonesia. Di tambah dengan kesadaran aturan berkendara yang masih kecil dan sikap acuh oleh penduduk Indonesia saat berkendara membuat kondisi tersebut sepertinya sulit untuk diminimalisir.

Advertisement

Dari data yang dilaporkan oleh Korlantas Polri pada periode bulan Jantuari hingga Juli 2015 tercatat bahwa telah terjadi 45.844 kecelakaan di jalan raya. Jika dirata-rata maka jumlah kecelakaan tiap bulan mencapai jumlah 7.600. Tentu saja data tersebut sangat memprihatinkan. Terlebih pada bulan Juli lalu yang merupakan musim mudik Lebaran menjadi bulan dengan angka kecelakaan tertinggi mencapai 8.841 kejadian.

Ironisnya lagi, jumlah korban tewas pun masih tinggi. Di mana tiap bulannya menelan 1.864 korban jiwa. Jika dirata-rata per hari maka jumlah korban tewas mencapai 61 jiwa atau 2-3 jiwa setiap jamnya.

Data yang sangat memprihatinkan tersebut pun berbanding lurus dengan data yang dikeluarkan oleh badan kesehatan dunia yakni World Healt Organization (WHO) yang mana saat ini dunia sedang mengalami kondisi darurat kecelakaan di jalan raya. Tak kurang dari 1,24 juta jiwa tewas di jalanan seluruh dunia setiap tahunnya. Bahkan jika tidak ada tindakan signifikan oleh pihak terkait baik itu dari pemerintah, pabrikan otomotif sampai dengan pengguna jalan di seluruh dunia bukan tidak mungkin bahwa jumlah tersebut dapat membengkak menjadi 1,9 juta jiwa kehilangan nyawa di jalanan seluruh dunia setiap tahunnya.

Tentu saja fakta dan data tersebut membuat masing-masing pengguna jalan harus sadaran pentingnya mengemudi dengan mematuhi aturan lalu lintas, sopan santun, dan menghormati sesama pengguna jalan. Baca juga 8 Mobil Ferrari di Indonesia Bermasalah Pada Airbag dan Orang Kaya Indonesia Bisa Setahun Sekali Ganti Lamborghini.

Top