Penyebab Makin Maraknya Harley Davidson ‘Bodong’ di Indonesia

Penyebab Makin Maraknya Harley Davidson ‘Bodong’ di Indonesia – Di tengah terpuruknya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika membuat nilai jual untuk beberapa produk buatan Amerika meningkat drastis harganya. Tak terkecuali produk di pasaran otomotif, salah satunya adalah motor gede (moge) Harley Davidson (HD).

Penyebab Makin Maraknya Harley Davidson Bodong di Indonesia

Tak semua pemilik Harley Davidson di Indonesia memiliki kelengkapan atau dokumen resmi kendaraan. Sekarang semakin marak beredar Harley Davidson ‘bodong’ di Indonesia, Harley Davidson ‘bodong’ ini tak memiliki surat-surat resmi bahkan dokumen penunjang kendaraan bermotor-pun mereka tak memiliki. Hal serupa juga diutarakan importir resmi Harley Davidson di Indonesia yang menyatakan bahwa di Indonesia, rasio motor HD yang memiliki kelengkapan resmi dan motor HD yang masuk secara ilegal sudah mencapai perbandingan satu banding satu.

Advertisement

Kemudian demi mengejar nilai prestise dan gengsi, konsumen Harley Davidson ‘bodong’ biasanya membeli karena alasan harga yang lebih rasional. Harga Harley Davidson ‘bodong’ tentu lebih murah sekian persen dibandingkan dengan Harley Davidson yang memiliki kelengkapan surat atau dokumen resmi. Hal tersebut dikarenakan tidak adanya beban biaya pajak yang dibebankan untuk Harley Davidson ‘bodong’. Akibat tidak adanya biaya beban pajak tersebut, membuat Harley Davidson ‘bodong’ lebih murah hampir dua kali lipat dibandingkan dengan motor yang diimpor secara resmi.

Selain itu, harga Harley Davidson di Indonesia cenderung naik tiap beberapa periode. Selain karena nilai tukar rupiah yang semakin terpuruk, hal tersebut juga disebabkan oleh biaya importasi dan adanya kenaikan Pajak Penambahan nilai Barang Mewah (PPnBM) untuk semua motor yang memiliki kubikasi di atas 500 cc meningkat menjadi 125 persen.

Dengan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan pendapatan dari pajak barang mewah yang diimpor tersebut, memiliki dua implikasi positif dan negatif. Meski secara budgeting, pendapatan pajak meningkat namun kebijakan tersebut juga berdampak pada maraknya moge-moge ilegal masuk di pasaran.

Dengan kasus ini, kini dibutuhkan fungsi pengawasan yang lebih maksimal dari pemerintah. Kemudian untuk pemilik Harley Davidson ‘bodong’ saat ini Kepolisian gencar melakukan operasi kelengkapan kendaraan moge di jalan raya. Hal tersebut dilakukan untuk mengejar pemilik Harley Davidson atau moge-moge lainnya yang tak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan resmi. Baca juga Tim Movistar Yamaha MotoGP Rengkuh Juara Dunia dan Vespa 946 Emporio Armani Hadir untuk Konsumen Premium Bercitarasa Tinggi.

Top