Wow, Honda Dapat Suntikan Dana Rp 500 Miliar!

Suntikan Dana Rp 500 Miliar, Tingkatkan Komponen Lokal LCGC Honda – Gejolak perekonomian tanah air yang kini semakin tidak stabil berdampak pada sektor perekonomian. Salah satunya perekonomian pada sektor otomotif nasional yang juga turut mengalami penurunan omsetnya.

suntikan-dana-rp-500-miliar-tingkatkan-komponen-lokal-lcgc-honda

Namun hal ini tidak terjadi pada PT Honda Prospect Motor (HPM) yang tetap mampu berekspansi dengan melakukan penambahan investasi pada pengembangan kendaraan terutama mobil Honda yang diproduksi pada pabrik HPM Karawang, Jawa Barat.

Suntikan dana investasi sebesar Rp 500 miliar yang diberikan oleh HPM kepada pabriknya tersebut meliputi fasilitas pada engine test bench serta pembangunan pabrik komponen crank shaff yang menurut perencanaan akan dioperasikan pada tahun 2016.

Pabrikan perangkat komponen yang saat ini tengah dalam tahap pembangunan tersebut, nantinya akan digunakan sebagai media produksi crank shaff yang berdasarkan pada atura LCGC (low cost green car), yaitu aturan yang menyatakan bahwa salah satu komponen harus diproduksi secara lokal.

Jonfis Fandy selaku Marketing & Aftersales Service Director HPM usai acara peresmian dua fasilitas terbaru Honda di Karawang, Jabar (30/09), menyatakan bahwa dengan beroperasinya pabrik komponen crank shaff pada tahun 2016 mendatang, maka komponen lokal yang digunakan LCGC Honda, yaitu Brio Satya yang meningkat menjadi 85 persen.

“Total investasi sebesar 500 miliar rupiah untuk fasilitas baru ini mempunyai peran penting untuk meningkatkan dan mendukung proses lokalisasi komponen, sehingga semakin cepat dan efisien,” tegas Tomoki Uchida, President Director HPM yang dikutip dari halaman otosia.com, Kamis (01/10/2015).

Sebagai info, bahwa pabrikan crank shaff yang memiliki lokasi di area pabrik kedua HPM Karawang ini berdiri kokoh pada lahan seluas 4.000 m persegi dengan memiliki kapasitas produksi hingga mencapai 1.000 unit per harinya atau setara dengan 243.000 unit per tahun.

Dengan dilakukannya suntikan investasi sebesar itu, telah menandakan bahwa gejolak ekonomi yang melemah bukan sesuatu yang menghalangi Honda untuk terus berkembang dan memajukan perusahaan untuk memproduksi komponen-komponen terbaik.

Produksi komponen yang dilakukan secara lokal, tentu saja akan mampu mendongkrak pendapatan dari Honda Indonesia. Baca juga Daimler, BMW dan Audi Bakal Mengembangkan Baterai Mobil Listrik Bersama dan Daihatsu Tegaskan Komitmen untuk Tetap Fokus pada Segmen LCGC dan Low MPV

Top