Efek Terlalu Sering Mengisi Motor dengan Bensin Eceran

Efek Terlalu Sering Mengisi Motor dengan Bensin Eceran – Di Indonesia, penjual bensin eceran semakin merajalela. Hal itu disebabkan karena banyaknya bikers yang lebih memilih mengisi motornya dengan bensin eceran, alasan utama mengisi motor dengan bensin eceran adalah karena jarak yang dekat dan tak perlu susah mengantre di SPBU. Namun beberapa dari kita tak sadar akan dampak yang terjadi bila kita terus-terusan mengisi tanki motor dengan bensin eceran, lalu apakah mengisi motor dengan bensin eceran memiliki dampak buruk terhadap mesin motor?

Efek Terlalu Sering Mengisi Motor dengan Bensin Eceran

Meski berharga lebih mahal, ternyata bensin eceran tak pernah sepi peminat. Dalam keadaan mendesak, bensin eceran adalah solusi tepat ketika SPBU berada di luar jangkauan. Soal bahaya atau tidak, ternyata bensin eceran tak begitu banyak berpengaruh untuk mesin asalkan bensin tersebut belum dicampuri dengan bahan-bahan tertentu oleh penjual. Yang jelas pengendara motor harus selektif ketika mengisi kendaraannya dengan bensin eceran.

Advertisement

Hal ini juga diungkapkan langsung oleh Ahmad Bakrie selaku Kepala Mekanik Eka Jaya Motor, Jakarta Barat, dikutip dari Viva Otomotif, Jumat (2/10/2015) yang menyatakan bahwa bensin eceran tak akan mempengaruhi kinerja mesin ataupun berdampak buruk terhadap kelangsungan mesin, namun ada satu hal yang patut diwaspadai oleh pengendara motor yang terbiasa mengisi motornya dengan bensin eceran.

“Mengisi bensin eceran itu tidak akan merusak mesin motor, karena kan sama saja seperti isi premium. Hanya saja, tangki akan lebih cepat kotor,” ujar Bakrie.

Penjelasan Bakrie memang masuk akal, sebab kita sendiri tidak tau mengenai kualitas bensin yang dijual penjual di pinggir jalan apalagi kebersihannya, termasuk jeriken yang digunakannya sebagai wadah bensin eceran apakah sudah terkontaminasi dengan zat asing atau belum.

Jika tangki motor sering kotor, biasanya hal ini akan berdampak buruk dengan menimbulkan korosi atau berkarat. Efek jangka panjangnya, terjadi kebocoran tangki motor karena kotoran akan membuat karburator tersumbat dan sistem pembakaran motor tidak berjalan stabil.

Bakrie juga menyarankan agar pengendara motor sering mengisi bahan bakar yang oktannya lebih tinggi untuk menjaga mesin motor lebih awet. Namun jika ternyata kemampuan masyarakat lebih condong memakai bensin eceran, maka hal itu tak begitu bermasalah asalkan tetap melakukan perawatan dan pengontrolan berkala pada tangki motor. Baca juga Berganti Jenis Bensin pada Kendaraan dan Stop Isi Bensin Setengah Tangki…!.

 

 

Top