Mobil Listrik Buatan Gresik Dijual Tahun Depan?

PT Grain Siap Jual Mobil Listrik Secara Massal pada Tahun 2016 – Lama tak terdengar gaungnya, industri mobil listrik nasional kembali menggeliat. Industri mobil listrik nasional sendiri memang sempat vakum, apalagi sejak mobil listrik Selo dianggap tidak layak uji emisi. Ditambah lagi, negosiasi alot antara pemerintah dengan produsen mengenai dana investasi pengembangan mobil listrik nasional.

pt-grain-siap-jual-mobil-listrik-secara-massal-pada-tahun-2016

Kali ini, sosok Dahlan Iskan kembali hadir dengan proyek mobil listrik lainnya. Setelah selama ini dianggap mati suri, ternyata industri mobil listrik membawa berita yang cukup menggembirakan. Diam-diam, salah satu produsen mobil listrik diberitakan telah siap untuk memasarkan mobil buatannya secara bebas pada tahun 2016 mendatang.

Adalah PT Great Asia Link (Grain) yang telah mengembangkan unit mobil listrik layak jalan dalam beberapa tahun terakhir.

“Program mobil listrik tidak mandek, masih terus berjalan. Pemerintah kan memang sedari awal targetnya pada 2017-2018 mobil listrik di dalam negeri mulai produksi massal. Nah, kalau kita mulai tahun depan rencananya sudah mulai dijual ke masyarakat,” ujar Komisaris PT Grain, J.E Sendjaya kepada awak media pada Senin (5/10).

Sebenarnya, mobil hasil produksi PT Grain ini ternyata sudah sempat disebar luaskan, namun baru sebatas perusahaan rekan bisnis saja, seperti misalnya PLN dan Pertamina. Mobil listrik buatan PT Grain pun sudah sempat diuji coba oleh Dahlan Iskan pada tahun 2012 lalu, nyaris bersamaan dengan eksistensi Tucuxi dan Selo. Namun perbedaan karakteristik membuat mobil ini tak seramai pemberitaan.

Mobil listrik buatan PT Grain menggunakan basis mobil all purpose vehicle atau APV. Salah satu mobil tersebut diberi nama ‘Ravi’. PT Grain sendiri juga telah menyatakan kesiapannya untuk memroduksi mobil listrik nasional ‘Ravi’. Perusahaan yang beralamatkan di Jl. Waringin Anom KM 37, Kedung Anyar, Gresik, Jawa Timur tersebut siap untuk memroduksi mobil yang hemat energi, ramah lingkungan dan minim perawatan.

Untuk pilihannya, PT Grain menyediakan beberapa model, antara lain APV, MPV, City car berformat hatchback, dan mobil niaga seperti model pick up. Harganya pun juga beragam.

“Seperti pick harganya sekitar Rp 100 juta, beda-beda paling mahal sekitar Rp 250 juta. Tergantung aksesoris mulai dari AC, power steering, kapasitas baterai,” ujar Sendjaya.

Lebih lanjut, Sendjaya juga menegaskan bahwa para konsumen mobil listrik ini tidak perlu khawatir masalah legalitas, karena PT Grain sudah lolos dari persyaratan pemerintah seperti Kementrian Perhubungan dan Kementrian Perindustrian. Sehingga kelengkapan krusial seperti STNK juga telah diloloskan.

Rencananya, PT Grain akan memproduksi sekitar 1.000 unit mobil listrik pada tahun 2016 mendatang. Baca juga Mobil Listrik Indonesia Akan Diakuisisi Malaysia dan Widya Wahana V, Mobil Listrik Tenaga Surya Buatan Mahasiswa  ITS.

Top