Ford Focus Direcall di Australia dan Malaysia, Bagaimana Indonesia?

Ford Focus Direcall di Australia dan Malaysia Terkait As Roda Depan – Ford Focus yang notabene merupakan mobil yang cukup keren lewat desain menarik berhasil menjadi trendsetter di pasar roda empat khusunya hatchback dan sedan. Hal ini juga terkait dengan standar fitur dan keselamatan untuk sebuah medium sedan dan hatchback, termasuk di Indonesia.

Ford Focus Direcall di Australia dan Malaysia Bagaimana Indonesia

Hadirnya Ford Focus di Indonesia rupanya juga mendapatkan atensi dari masyarakat, apalagi dengan suguhan tampilan yang sporty dan aerodinamis membuat Ford Focus cukup sukses di pasar dalam negeri. Namun rupanya meski mendapatkan berbagai penghargaan dari luar negeri maupun dalam negeri, tetap saja Ford Focus  memiliki cacat. Meski termasuk dalam mobil yang diklaim memiliki jaminan mutu dan kualitas,tetap saja ada masalah yang kini menghantui Ford Focus.

Berdasarkan laporan dari Paultan menyampaikan bahwa Focus versi lawas sebelum versi Facelift beredar harus mengalami recall oleh pabriknya karena masalah pada as roda depan. Total unit yang harus direcall bahkan mencapai 4.277 unit di Australia, 1.243 unit di Malaysia dan diduga kuat masih ada lagi negara lain yang siap menyusul.

Masalah utama adalah terdapat di as roda depan pada Focus produksi 21 Mei 2013 hingga 24 Januari 2014 yang rupanya memiliki standar tak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan. Masalah pada desain as roda depan, dapat mengakibatkan mobil gagal jalan ketika pengendara menjalankan mobil dari kondisi diam dengan cara digas secara kasar. Jika hal tersebut dibiarkan akan sangat berbahaya bagi keselamatan pengemudi Ford Focus dan juga pengemudi lainnya.

separator

Hal ini juga dibenarkan oleh Ford ASEAN yang menyatakan jika Ford Focus di Malaysia dan Australia memang benar terkena recall, dan seluruh unit yang direcall adalah unit yang diproduksi di Thailand. Ford Australia dan Malaysia sudah melakukan komunikasi dengan seluruh pemilik Ford Focus yang memiliki probem serupa untuk segera mengganti as roda depan dengan yang baru secara cuma-cuma. Untuk meminimalisir resiko, pihak Ford juga menghimbau pengguna Ford Focus untuk tak melakukan gas spontan pada mobilnya secara kasar.

Hal ini belum diketahui apakah memiliki dampak bagi pemilik Ford Focus di Indonesia, namun tampaknya pemilik Ford Focus di Indonesia juga lebih berhati-hati karena seperti yang kita ketahui Ford Focus yang dipasarkan di Indonesia adalah CBU yang diimpor dari Thailand. Baca juga Nominasi Mobil Terbaik Se-Asia Tenggara dan Datsun Redi-GO Bermesin 3-silinder 300 cc Siap Dijual Tahun Depan.

Top