Gaikindo: Belum Ada PHK di Industri Otomotif

Gaikindo Tegaskan Belum Ada PHK di Industri Otomotif – Tak bisa dipungkiri, kondisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika yang cenderung melemah memang berakibat pada kondisi perekonomian di Indonesia. Salah satu sektor yang terkena imbas karena lemahnya nilai tukar rupiah adalah industri otomotif. Meski beberapa perusahaan otomotif mampu memenuhi target penjualan, namun efek buruk dari lemahnya kurs rupiah tetaplah terasa.

gaikindo-tegaskan-belum-ada-phk-di-industri-otomotif

Isu pemutusan hubungan kerja atau PHL di industri otomotif pun menyeruak dalam beberapa hari terakhir. Hal itu menyusul lesunya kondisi perekonomian di Indonesia dan menguatnya kurs dolar terhadap rupiah yang berdampak pada pasar di bidang otomotif.

Menurut data yang drilis oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor atau Gaikindo (Gaikindo), penjualan kendaraan pada periode Januari-Juli 2015 hanya mencapai 581.941 unit. Padahal, pada periode yang sama tahun lalu, angka penjualan tembus 733.444 unit. Turunnya angka penjualan tersebut memang dapat mengakibatkan pemangkasan jumlah karyawan di pabrikan otomotif.

Sebelumnya, santer dikabarkan bahwa beberapa agen tunggal pemegang merek (ATPM) akan mengurangi jam kerja sebagai siasat terjadinya PHK. Hal ini juga untuk menyeimbangkan kuota produksi dengan jumlah karyawan.

Namun untuk kemungkinan lebih buruk, dalam hal ini PHK, Sekretaris Jenderal Gaikindo, Noegardjito, menyatakan bahwa pihaknya sampai saat ini belum menerima laporan terkait PHK yang dilakukan oleh perusahaan otomotif Indonesia.

“Belum ada soal PHK. Belum ada yang melapor ke kami. Kalau ada PHK kami pasti tahu,” ujar Noegardjito.

Advertisement

Lebih lanjut Noegardjito menambahkan bahwa, meski kondisi industri otomotif Tanah Air masih terpuruk,  jelang penutuoan tahun fiskal 2015 ini Gaikindo pun berujar masih menargetkan di angka 950 ribu hingga 1 juta unit. Selanjutnya, pada triwulan pertama tahun 2016 mendatang barulah Gaikindo akan melakukan sejumlah evaluasi.

“Saat ini target penjualan masih 950 ribu – 1 juta unit. Triwulan I tahun depan baru kami evaluasi,” lanjut Noegardjito.

Menjelang akhir tahun, Gaikindo memang belum merivisi target penjualan otomotif meski kondisi perekonomian di Tanah Air sedang tidak kondusif. Namun, pihak Gaikindo akan tetap mengkaji target penjualan pada bulan ini hingga akhir tahun nanti. Baca juga Tata Motors Serius Garap Pasar Kendaraan Industri di Tanah Air dan Daftar Mobil yang Didiskon Toyota.

Top