Dua Pembalap Indonesia, Tunjukan Permainan Apik di QTT ATC

Gerry Salim dan Andi Farid Izdihar Raih Hasil Apik di Kualifikasi Asia Talent Cup – Dua orang pembalap Indonesia yang bernama Gerry Salim dan Andi Farid Izdihar telah sukses raih hasil yang memuaskan pada saat seri kualifikasi ajang Internasional  (qtt) Asia Talent Cup (ATC) seri 6, di sirkuit Sepang Malaysia.

gerry-salim-dan-andi-farid-izdihar-raih-hasil-apik-di-kualifikasi-asia-talent-cup

Pada kompetisi balapan tersebut, Gerry Salim telah berhasil meraih posisi ketiga dengan catatan waktu 2 menit 18.239 detik atau terpaut 0.062 detik dari Ayumu Sasaki yang berhasil menempati posisi kedua. Sedangkan untuk selisih waktu antara Gerry dengan Takuma Kunumine sebagai juara pertama adalah terpaut 0.637 detik.

Sedangkan untuk Andi Farid Izdihar berhasil menempati posisi keenam dengan catatan waktu 2 menit 18.488 detik.

Apabila dicermati dari data yang ada, antara pembalap yang berhasil menempati posisi 10 tercepat memang memiliki selisih waktu yang tidak sampai 1 detik. Semuanya memang memiliki keterpautan waktu yang sangat tipis sekali.

Dengan tipisnya selisih waktu tersebut, kesempatanpun akan terbuka semakin lebar bagi dua orang pembalap asal Indonesia untuk bisa mencicipi podium MotoGP Sepang. Karena memang kompetisi ATC tersebut dilaksanakan bebarengan dengan MotoGP.

Agung Prasetyo selaku Technical Engineer PT Astra Honda Motor juga menyampaikan bahwa pada saat penyelesaian sesi kualifikasi hingga lap terakhir, namun untuk catatan waktu terbaik yang diperoleh oleh Gerry dan juga Andi tidak perlu hingga lap terakhir. Karena Gerry telah mampu mencapai catatan waktu terbaik pada lap ke 6, dan Andi pada lap ke 9.

Pada saat race pertama yang akan digelar, keduanya dibebaskan untuk memilih dan menentukan strategi saat balapan berlangsung.

Agung kemudian kembali memaparkan bahwa Gerry dan juga Andi ini memiliki karakter yang menjadi sebuah kelebihan masing-masing, tentu saja dengan gaya yang berbeda.

Agung juga berharap, pada saat race nantinya mereka akan mampu memaksimalkan strategi tersebut. Pasalnya, di seri terakhir ini kedua pembalap asal Indonesia ini diharuskan mendapat poin yang maksimal agar mampu masuk posisi 3 besar pada klasemen akhir. Sehingga nantinya mereka harus bermain dengan apik untuk mencapai podium 3 besar tersebut. Baca juga Andreas Gunawan, Pembalap Muda Indonesia Berkesempatan Menempati Satu Kursi di Tim Kagayama Suzuki dan Daftar Sementara Pembalap MotoGP 2016

Top