Lambang Militer Tak Boleh Dipasang di Motor Pribadi

Stiker Berlogo TNI Dilarang Keras Dipasang di Motor Pribadi – Saat ini mungkin tengah marak pemasangan atribut atau stiker berlogo militer, salah satunya yang populer adalah stiker berlambang logo TNI. Ternyata memasang segala atribut yang berbau militer sangatlah dilarang baik untuk anggota maupun keuarga anggota, apalagi oleh masyarakat umum.

Lambang Militer Tak Boleh Dipasang di Motor Pribadi

Sampai saat ini TNI tengah gencar untuk menindak pemakai maupun ke penjual yang memasarkan atribut militer ke masyarakat non anggota militer, dengan cara melakukan razia yang berkesinambungan. Ketika menemui motor pribadi yang memakai atribut kemiliteran, maka pihak Kepolisian juga tak akan tinggal diam dan segera menindaklanjuti.

“Penggunaan simbol baik kepolisian, TNI, atau lembaga kenegaraan lainnya dilarang keras jika bukan termasuk anggota TNI, polisi, maupun lembaga negara,” ungkap Kanit Lantas Polda Metro Jaya, AKP Eko Prasetyo, dikutip dari Otomotifnet, hari Senin (26/10).

Advertisement

Eko Prasetyo juga mengungkapkan jika penggunaan atribut militer oleh masyarakat sipil biasanya memiliki tujuan untuk sekedar gagah-gagahan tanpa mereka mengetahui arti simbol militer tersebut. Rupanya pelarangan tersebut berlaku tak hanya untuk masyarakat luar non-keluarga militer, melainkan juga berlaku bagi anggota dan keluarga anggota.

“Dan pelarangan ini juga berlaku bagi anggota dan keluarga anggota,“ imbuhnya.

Bahkan Eko mengutarakan jika ada anggota kepolisian dan militer serta lembaga lainnya yang menyalahgunakan aplikasi simbol tersebut tetap saja dilarang dan segera ditindaklanjuti.

“Kalau pun ada yang menggunakan, mereka harus siap menanggung risiko jika terjadi razia, dan instansinya tidak akan memberikan bantuan apapun. Itu termasuk di TNI dan kelembagaan negara lainnya,” pungkasnya.

Selain pengendara motor yang dirazia, ternyata pedagang atribut juga tertib dirazia dan segera ditindaklanjuti jika kedapatan menjual atribut berbau militer. Jika merunut pada peraturan, memang pada dasarnya stiker atribut TNI tak boleh dijual sembarangan. Artinya saat ada pembeli yang berminat, maka wajib bagi pedagang untuk menanyakan Kartu Tanda Anggota, apabila tidak bisa menunjukkan KTA maka haram penjual menjual atribut tersebut.

“Yang beli harus tunjukan KTA, kalau tidak ada KTA, kita sarankan jangan beli atau pasang stiker tersebut,” kata Yogi salah satu penjual atribut.

Bahkan peraturan menjual juga ketat karena sebenarnya untuk menjual atribut TNI, para pedagang wajib memiliki izin resmi ke Garnisun TNI. Lantas surat izinnya pun selalu dicek saat Garnisun melakukan razia ke pedagang. Baca juga Wrangler Perkenalkan Koleksi Terbaru Jeans Khusus Bikers dan Pentingnya Masa Inreyen Pada Motor Baru.

Top