Gara-gara Sepang Clash, Yamaha “Ceraikan” Lorenzo?

Yamaha Pertimbangkan Kembali Gunakan Jorge Lorenzo pada Musim 2016 – Kabar tak sedap mulai muncul dari tim Movistar Yamaha. Insiden “Sepang Clash” yang melibatkan Valentino Rossi dan Marc Marquez ternyata membuat suasana tim Garpu Tala tersebut memanas. Baru-baru ini muncul kabar panas bahwa tim Movistar Yamaha bakal “menceraikan” Jorge Lorenzo pasca insiden di Sepang lalu. Kabar ini menjadi heboh karena Lorenzo sendiri sebenarnya tak terlibat secara langsung pada insiden yang cukup kontroversial tersebut.

yamaha-pertimbangkan-kembali-gunakan-jorge-lorenzo-pada-musim-2016

Jika Valentino Rossi mendapat cercaan sekaligus dukungan gara-gara insiden yang melibatkan dirinya dengan Marquez, maka Jorge Lorenzo justru mendapatkan situasi tak mengenakkan dari dalam timnya sendiri. Kabar tak kondusifnya dapur tim Movistar Yamaha sudah tercium publik kala Lorenzo memilih tak mengikuti tradisi perayaan sampanye di podium Sepang pekan lalu. Seperti kita tahu, perayaan podium di Sepang hanya diikuti oleh Pedrosa sebagai juara dan Rossi yang menempati podium ketiga.

Advertisement

Suasana tim Movistar Yamaha semakin tak kondusif setelah Lorenzo menjadi satu-satunya “orang Yamaha” yang mengeluarkan komentar nyinyir soal insiden yang menimpa Rossi. Lorenzo sendiri memang sempat menyuarakan protes ke Race Director MotoGP karena ia merasa seharusnya Rossi mendapat hukuman yang lebih berat.

Seperti dikutip dari Autoevolution (27/10), Lin Jarvis selaku bos Yamaha mengaku kurang bisa mengerti dan tidak akan memberikan toleransi terhadap tingkah laku Lorenzo yang menurutnya justru akan semakin merugikan bagi Lorenzo dan Movistar Yamaha sendiri.

Selain itu, menurut Jarvis, seharusnya Lorenzo bisa memberikan perhatiannya terhadap timnya dan saling mendukung daripada bersikap seolah-olah “menggali kapak perang” kepada Valentino Rossi. Apalagi, saat interogasi dilakukan terhadap Marquez dan Rossi pasca balapan, Lorenzo dikabarkan melayangkan protes yang cukup keras tentang hukuman Rossi yang dianggapnya terlalu ringan.

Sikap Lorenzo yang tak sesuai dengan sikap tim inilah yang membuat Lin Jarvis akan mempertimbangkan kembali untuk menggunakan jasa Lorenzo pada balapan MotoGP musim depan. Kabar bakal “diceraikannya” Jorge Lorenzo semakin menegaskan bahwa Lin Jarvis sudah mulai gerah dengan persaingan tak sehat di dalam tim, seperti ketika Yamaha pertama kali menduetkan Rossi-Lorenzo pada medio 2006-2010.

Di sisi lain, Lin Jarvis mengonfirmasikan bahwa Valentino Rossi akan tetap berlaga di Valencia di race terakhir nanti. Hal ini langsung menampik pernyataan Rossi sebelumnya yang kabarnya akan mogok untuk race di Spanyol. Baca juga Rossi Pastikan Ikuti Race MotoGP Valencia dan Dani Pedrosa Sebut Buku Aturan MotoGP Tak Tegas.

Top