Bersiap Menyambut Era ‘Kei Car’ di Indonesia

Kei Car Tak Bisa Ditolak Sebagai Kendaraan Masa Depan – Saat ini tren mobil dengan dimensi kecil dan mesin berkubikasi minimalis atau jamak disebut dengan kei car sudah mewabah di Jepang. Namun di Indonesia sendiri kei car sulit diterima konsumen lantaran konsumen memilih kendaraan MPV yang bisa mengangkut banyak orang atau satu keluarga, dimana untuk Indonesia berbeda dengan Jepang yang cenderung individualis.

Bersiap Menyambut Era Kei Car di Indonesia

Sementara itu pabrikan spesialis kei car, Daihatsu Motor Co Ltd sebagai produsen yang ‘getol’memproduksi kei car tampaknya cukup kesulitan untuk memasarkan mobil kecil di luar Jepang, termasuk Indonesia. Padahal di Jepang, mobil kei car Daihatsu amatlah digemari dan penjualnnya cukup moncer lewat Daihatsu Tanto. Di Jepang, Daihatsu Tanto berhasil mendominasi pasar mobil, serta merajai penjualan mobil.

Sebagai informasi, tahun lalu atau tepatnya tahun 2014, penjualan mobil di negeri Sakura berhasil mencatatkan penjualan hingga 5,6 juta unit. Dari 10 besar daftar mobil terlaris di Jepang, 7 diantaranya didominasi oleh mobil bersegmen kei car. Dengan peringkat pertama dihuni oleh Daihatsu Tanto yang sanggup mencatatkan penjualan sebesar 234.000 unit.

“Tanto sangat populer di Jepang, meski ada juga Mira dan Move yang tidak kalah laris. Ini menjadi bukti bahwa model kei car kami sangat diterima di Jepang. Itu adalah buah dari proses pengembangan panjang yang sudah kami lakukan sejak lama,” jelas Jun Nagata, Chief Executive Designer DMC, saat berbincang dengan jurnalis Indonesia, di Yokohama, dilansir dari Dapurpacu (3/11).

separator

Sedangkan Tanto yang juga sempat dipamerkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) beberapa waktu lalu, ternyata belum mendapat repon cukup bagus dari masyarakat dalam negeri. Dari riset dan juga test pasar yang dilakukan Astra Daihatsu Motor (ADM), menyimpulkan jika desain kei car masih belum terlalu banyak menarik perhatian konsumen. Maka dari itu, Daihatsu belum mau memasukkan kei car untuk Indonesia.

“Konsumen Indonesia masih menyukai mobil-mobil dengan desain seperti Avanza, Xenia yang mampu membawa penumpang lebih dari lima orang menggunakan mesin di atas 1000cc,” ujar Amelia Tjandra selaku Direktur Pemasaran Astra Daihatsu Motor.

Namun berbicara soal potensi, kemungkinan jika dilakukan sosialisasi berjenjang serta tepat bukan tidak mungkin jika kei car sangat dibutuhkan di Indonesia. Apalagi di Indonesia saat ini memiliki kondisi yang sangat tepat untuk kei car. Lantaran kei car yang memiliki body kecil, praktis dan hemat bahan bakar sangat cocok digunakan di jalanan Indonesia yang semakin hari semakin padat.

“Bukan tidak mungkin kei car akan berkembang di Indonesia pada masa-masa mendatang. Kami akan terus memantau perkembangan tersebut, hingga benar-benar siap buat melepas kei car di sana,” tambah Amel. Baca juga Piana, Si Mungil yang Unik dan Daihatsu Tunjukkan Konsistensi di Segmen Kei Car.

Top