Kunci Sukses Nissan Skyline GT-R : Wanita dan Ruang Kerja

Nissan Skyline GT-R Bisa Sukses Karena Suhu Ruang Kerja dan Wanita – Seperti umumnya sebagai kendaraan massal, Nissan Skyline GT-R telah mengalami tahap produksi yang sangat ketat. Hal tersebut karena Nissan memiliki standar tinggi untuk GT-R sebagai kendaraan modern dengan performa tinggi yang memiliki kualias sempurna agar pengguna tak kecewa.

Kunci Sukses Nissan Skyline GT-R : Wanita dan Ruang Kerja

Sebagaimana hal tersebut diungkapkan langsung oleh Takumi Kurosawa, selaku teknisi senior di Nissan Yokohama Plant yang tidak lain dan tidak bukan adalah basis produksi dari mobi Nissan untuk dunia. Kurosawa sendiri adalah salah satu penggagas Nissan Skyline GT-R yang juga berperan sebagai tuner. Di samping Kurosawa ada lagi empat orang lainnya yang berjasa terhadap kelahiran Nissan Skyline GT-R yakni Tsunemi Ooyama, Hiroyuki Ichikawa, Tetsuji Matsumoto dan Izumi Shioya.

Biasanya Nissan mencetak nama perancang mobil di bagian depan mesin sebagai wujud pertanggungjawaban terhadap kelangsungan durabilitas dan performa Nissan Skyline GT-R ketika sudah berada di tangan konsumen. Lantas apa saja rahasia Nissan Skyline GT-R yang dinilai memiiki durabilitas mesin serta tingkat presisi yang paling baik di kelasnya? Ternyata rahasaianya adalah pada suhu ruang kerja yang tetap dijaga.

“Suhu ruang kerja kami di set pada suhu 23 derajat celcius, dan perbedaan suhu bisa naik turun hanya 2 derajat celcius,” ungkap Kurosawa, dilansir dari laman Autocar, hari Rabu (4/11).

separator

Lebih lanjut Krosawa juga menjelaskan jika karakter material sangat berpengaruh terhadap tingkat presisi sebuah benda.

“Bahwa karakter material yang memuai akan sangat berpengaruh terhadap tingkat presisi. Kita mulai dari pengencangan baut dengan ukuran torsi yang sudah ditetapkan.”

“Paling krusial adalah bagian klep yang diukur dengan feller gauge/ alat pengukur kerenggangan klep. Bila beda beberapa mikron saja akan berpengaruh pada performa. Memang nyaris tak ada beda ketika di komputer, namun akan beda ketika berada di jalan.” sambung Kurosawa.

Ternyata selain itu pembuatan mesin GT-R juga dilakukan secara terbatas dimana tim peracik hanya membuat 13 unit mesin GT-R saja dalam satu hari. Durasi merakit 1 mesin adalah sekitar 8,3 jam dan 1 jam untuk melakukan pengetestan. Ketika sesi pengukuran dilakukan dengan menggunakan feller gauge, Kurosawa lebih memilih menyerahkannya kepada wanita.

“Wanita lebih memiliki perasaan dan tanggung jawab. Beda dengan pria yang lebih menggunakan energi/tenaga. Sehingga kami lebih percaya pada wanita” ujarnya.

Adapun wanita yang bertugas pada sesi pengukuran adalah Yumika Takechi.

“Dia adalah satu-satunya wanita di tim peracik mesin GT-R,” pungkas Kurosawa. Baca juga All New Toyota Kijang Innova Sudah Bisa Dipesan di Dealer Resmi dan Mitsubishi Berencana Hentikan Produksi SUV Mewah Pajero.

Top