Situasi Diprediksi Masih Sulit, Mitsubishi Revisi Target Pasar 2016

Mitsubishi Revisi Target Pasar untuk Tahun 2016 – Produsen besar otomotif Mitsubishi memilih untuk merevisi targetnya guna menghadapi tahun 2016 yang akan segera tiba. Hal ini dilakukan karena Mitsubishi memprediksi bahwa tahun 2016 situasi ekonomi di Indonesia akan masih sulit. Sulitnya kondisi ekonomi memang secara langsung berimbas pada pasar otomotif nasional.

mitsubishi-revisi-target-pasar-untuk-tahun-2016

Menanggapi revisi target yang dilakukan oleh Mitsubishi, Executive General Manager of MMC Marketing Division PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku distributor resmi Mitsubishi di Indonesia, Osamu Masuko menjelaskan bahwa hal itu harus dilakukan karena ia sendiri memprediksi pada 2016 mendatang, perekomonian Indonesia masih belum menentu.

“Kondisinya masih akan tetap sulit dibandingkan tahun lalu. Karena dari situasi sekarang, langsung membaik itu akan sulit. Tapi kami masih merasa, Indonesia tetap menjadi market yang penting untuk Mitsubishi. Dan di tahun depan kami menargetkan penjualan akan meningkat,” katanya.

Setali tiga uang dengan prediksi Osamu, Group Head of MMC Sales PT KTB, Imam Chaeru Cahya menuturkan bahwa Mitsubishi memang harus merevisi target mereka di tahun fiskal 2016 ini.

separator

“Awalnya, kami (Mitsubishi Indonesia) menargetkan bakal menjual 90 ribu unit (kendaraan). Namun kami revisi menjadi 80.000 unit, tapi ini target tahun fiskal April 2015 ke Maret 2016. Sampai Januari-Oktober penjualan kami sudah mencapai 65 ribuan,” kata Imam.

“Kalau melihat siklus pasar saat ini, memang sangat berbeda dibandingkan tahun lalu. Kalau biasanya di semester pertama itu bisa menjual 45 persen dan di semester kedua mencapai 55 persen. Di tahun ini malah terbalik, semester pertama 55 persen 2015, dan kedua 45 persen. Jadi kami mengubah ubah target dan strategi,” tambahnya.

Meski harus merevisi target untuk tahun 2016, Mitsubishi tetap berkomitmen untuk melanjutkan rencana yang telah disusun sebelumnya, salah satunya adalah kelanjutan pembangunan pabrik Mitsubishi di Indonesia.

Sebelumnya, sempat tersiar bahwa semakin melemahnya kondisi perekonomian di Indonesia mengganggu rencana pembangunan pabrik Mitsubishi yang dikhususkan untuk perakitan kendaraan small MPV. Namun hal itu dibantah oleh Mitsubishi dan menegaskan bahwa pembangunan pabrik small MPV tetap masuk dalam rencana mereka ke depan. Baca juga Isuzu Perpanjang Masa Bakti Panther Meski Penjualannya Menurun dan Red Bull Sulap Defender Seperti F-22 Raptor.

Top