SAIC-GM Wuling Siap Jadikan RI Basis Produksi untuk Pasar ASEAN

SAIC-GM Wuling Ditantang untuk Jadikan Indonesia Sebagai Basis Produksi di Pasar ASEAN – Meski saat ini dunia otomotif nasional sedang lesu-lesunya, bukan berarti Indonesia kehilangan nilai jual di pasar dunia. Hal inilah yang disadari oleh pabrikan otomotif asal Tiongkok, SAIC-GM Wuling (SGMW). Baru-baru ini, Kementerian Perindustrian Indonesia (Kemenperin) menantang SAIC-GM Wuling untuk menjadikan Indonesia sebagai basis produksi untuk diekspor ke negara-negara di kawasan ASEAN dan Australia. Sebelumnya SGMW telah berekspansi ke beberapa negara di kawasan Afrika, Amerika Latin dan juga Asia.

saic-gm-wuling-ditantang-untuk-jadikan-indonesia-sebagai-basis-produksi-di-pasar-asean

Tantangan kepada SGMW ini secara langsung disampaikan oleh Menteri Perindustrian Saleh Husin di sela-sela kunjungannya di pabrik SGMW Automobile di Qingdu, tenggara Beiking beberapa waktu yang lalu. Kunjungan Menperin ini berkaitan dengan pembangunan pabrik perakitan kendaraan SGMW senilai USD700 juta di kawasan Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Pembangunan pabrik itu sudah dimulai sejak bulan Agustus yang lalu.

“Pemerintah memastikan bakal mengawal pabrikan otomotif yang membangun industri di Indonesia hingga benar-benar berproduksi. Iklim investasi dan usaha terus dijaga untuk menumbuhkan aktivitas industri yang bernilai tambah dan membuka lapangan kerja,” ujar Menperin Saleh Husin, sebagaimana rilis resmi Kemenperin pada Senin (7/12).

Sebagai informasi, SAIC-GM Wuling merupakan perusahaan otomotif patungan bentukan SAIC Motor Corporation Ltd dengan porsi saham 50,1 persen, General Motors Company dengan porsi saham 44 persen dan Guangxi Automobile Group yang sebelumnya bernama Liuzhou Wuling Automobile Group dengan porsi saham 5,9 persen. Untuk mobil yang akan diproduksi di Indonesia sendiri akan mengusung nama Wuling.

separator

Lebih lanjut Menperin Saleh Husin mengemukakan bahwa kunjungan kerja ke pabrik SGMW Automobile di Tiongkok untuk memastikan investasi SGMW sesuai dengan rencana dan berharap pabriknya lebih cepat berproduksi.

“Ini sekaligus menunjukkan bahwa Pemerintah Indonesia mendukung investasi SGMW,” katanya.

Pemerintah Indonesia melalui Kemenperin mengapresiasi langkah SGMW yang berinvestasi di Tanah Air. Menperin Saleh Husin pun memuji keberanian SGMW yang tak hanya membangun pabrik perakitan, namun juga membangun pabrik pembuatan mesin atau engine factory. Hal ini, menurut Saleh, akan semakin memajukan industri otomotif kedua negara, Indonesia dan juga Tiongkok. Baca juga Puas Goda Publik dengan Teaser, Akhirnya Sedan Mewah Hyundai Resmi Dirilis dan Selain Rencana F1 Masa Depan, Rupanya China Telah Lebih Dulu Kembangkan Mobil yang Disetir Oleh Pikiran Manusia.

Top