Ayat Kursi dan Bendera Merah Putih, Sisi Religius dan Nasionalisme Rio Haryanto

Rio Haryanto Lebih Fokus dalam Balapan Berkat Ayat Kursi di Kokpit – Pembalap muda kebanggaan Indonesia, Rio Haryanto, tak henti menebar kisah-kisah inspiratif. Belum lama ini perbincangan mengenai pembalap muda itu adalah mengenai kebiasaannya yang selalu memasang Ayat Kursi di dalam kokpit.

rio-haryanto-lebih-fokus-dalam-balapan-berkat-ayat-kursi-di-kokpit

Baru-baru ini, sebuah foto tentang Rio Haryanto yang diunggah di sebuah laman Facebook komunitas Malaysia, mendapat banyak simpati dan ribuan like. Foto itu adalah sebuah kertas bertuliskan ayat Al-Quran, yang menurut pengunggahnya, ditempel di dalam kokpit sisi kanan mobil balap yang ditunggangi pembalap berusia 22 tahun tersebut.

“Rio Haryanto, 22 pelumba hebat Grand Prix 3 (GP3) dari Indonesia menampal surah Al Baqarah ayat 255 dikereta lumbanya. Beliau akan membaca dan berdoa setiap kali perlumbaan bermula,” demikian tulisan dari akun Facebook yang menerangkan foto itu.

Foto ini pun mengundang setidaknya 16.000 likes, dibagikan 1.000 kali, dan mendapat 242 komentar.

Potongan ayat yang diambil dari surat Al Baqarah ayat ke 255 itu kabarnya memang sengaja disematkan oleh Rio di dalam kokpit sebelah kanan mobil balapnya supaya bisa dibaca setiap kali mengendarai mobil tersebut, sehingga rutin masuk dalam pandangan Rio.

Anak dari pasangan Sinyo Haryanto dan Indah Pennywati ini kabarnya menempelkan Ayat Kursi supaya tetap tenang dalam menjalani sesi latihan, maupun saat balapan diselenggarakan. Selain itu, Rio percaya bahwa Ayat Kursi membantunya untuk tetap aman secara sugestif.

Selain menempelkan kertas bertuliskan potongan ayat dari kitab suci Al Quran, Rio pun juga memasang bendera Merah Putih di bagian ekor mobil Cosworth yang dikendarainya. Penyematan bendera Merah Putih di mobil balapnya ini juga menunjukkan bahwa seorang Rio Haryanto memang memiliki rasa nasionalisme yang begitu tinggi. Hal ini juga membuktikan bahwa Rio tak hanya membalap untuk dirinya sendiri, namun juga membawa nama negara Indonesia.

Rio Haryanto sendiri saat ini masih berjuang untuk mengumpulkan dana, demi menjaga peluangnya mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang tampil di F1. Terakhir, dikabarkan bahwa ada sponsor besar yang mau menyokong dana untuk Rio dengan membawa nama negara lain, namun ia menolak karena ingin membawa nama Indonesia. Salut, Rio! Baca juga Butuh 225 Milyar Bagi Rio untuk Ikut Balap di Formula 1 dan Tim Manor Resmi Pakai Mesin Mercedes Bagaimana Nasib Rio Haryanto?

Top