Unik! Mobil Berkekuatan 700 Bhp Ini Rupanya Berbahan Kayu

Splinter, Itulah Nama Sebuah Mobil Berbahan Kayu yang Tangguh – Apabila sebagian besar mobil-mobi keren saat ini terbuat dari bahan serat karbon dan alumunium, kini seorang mahasiswa bernama Joe Harmon asal North Carolina University menuangkan ide kreatifnya untuk sebuah mobil sport yang terbuat dari bahan yang sama sekali berbeda dengan mobil sport kebanyakan. Harmon justru memilih bahan kayu yang digunakannya untuk membangun sebuah mobil bernama Splinter.

splinter-itulah-nama-sebuah-mobil-berbahan-kayu-yang-tangguh

Meskipun terbuat dari bahan kayu, Splinter tetap memiliki bentuk bodi dan desain yang seperti mobil sport pada umumnya. Mengusung desain yang aerodinamis pada bodi, mobil ini tampil dengan penampakan yang sangat unik dan memiliki nilai jual yang sangat tinggi. Hal tersebut nampak dari bahan kayu yang digunakannya hampir untuk seluruh bagian kecuali untuk kaca samping dan depan serta lampu utama yang mesih mengusung bahan seperti mobil pada umumnya.

Menurut penjelasan Harmon yang dirangkum Gizmag dan dilansir dari halaman News.okezoe, Rabu (16/12/2015) yang menyatakan bahwa sebetulnya Harmon telah memiliki mimpi sejak kecil untuk  menciptakan mobil sendiri. Kayu, telah dinilainya memberikan tantangan tersendiri yang menurutnya bisa menjadi proyek yang lebih baik untuk pembuatan mobil.

Meskipun hanya berbahan kayu, namun untuk komponen teknisnya tidak bisa dianggap remeh. Dengan menggendong mesin gahar dari small-block V8 yang memiliki kapasitas 7.0 liter mobil ini mengusung blok mesin dan head dari material alumunium. Dengan mesin tersebut, mobil kayu ini ruoanya sanggup menyemburkan tenaga yang mencapai 700 bhp. Mesin berkekuatan besar tersebut juga dikombinasi dengan transmisi manual sebanyak enam percepatan.

separator

Meskipun untuk beberapa komponen masih terbuat dari kayu, namun seperti suspense, kaki-kaki, mekanisme kemudi, dan juga sasis mobil. Rupanya untuk komponen lain seperti enam kaliper piston rem depan serta dua piston caliper belakang masih harus mengandalkan bahan logam.

Untuk menjadikan mobil bernahan kayu ini agar dapat tampil secara uturh seperti sekarang, Harmon menghabiskan waktu yang cukup panjang yaitu selama lima tahun. Hanya saja, ia menutup rapat-rapat berapa biaya serta banyaknya bahan kayu yang dibutuhkan hingga Splinter menampakan wajahnya secara sempurna di muka publik. Baca juga Cat Thermochromi, Bisa Berubah Warna Sesuai Suhu dan Honda BR-V Thailand Hadir Awal Tahun 2016 

Top