Lamborghini akan Dipimpin Mantan Rival

Mantan Boss Tim F1 Ferrari Segera Pimpin Lamborghini – Setelah sembilan tahun lamanya mengisi jabatan terpenting di Lamborghini, Stephen Winkelmann, selaku CEO Lamborghini dikabarkan akan segera meninggalkan perusahaan yang dipimpinnya tersebut, untuk pindah ke perusahaan Audi yang notebene masih satu induk perusahaan dengan Lamborghini. Dari tangan dingin Winkelmann, Lamborghini berhasil mengalami kemajauan cukup pesat sebagai perusahaan mobil global, dengan kesuksesan melahirkan jajaran supercar-nya, seperti Aventador, Huracan, dan Urus yang saat ini masih dalam tahap pengembangan.

Lamborghini akan Dipimpin Mantan Rival

Dilansir dari laman harian terkemuka Italia, Gazetta dello Sport, Winkelmann berpotensi akan mengisi tampuk jabatan di divisi Audi Quattro. Sementara untuk CEO Lamborghini setelah Winkelmann pindah, sampai saat ini masih menjadi teka-teki. Dari kabar yang beredar, Lamborghini akan dimpimpin oleh mantan bos rival mereka dari Ferrari, yakni Stefano Domenicali yang sebelumnya lebih dikenal sebagai manajer tim F1 Scuderia Ferrari. Domenicali disebut-sebut merupakan kandidat terkuat untuk CEO Lamborghini selanjutnya menggantikan peran besar Winkelmann yang cukup sukses di perusahaan berlogo ragging bull tersebut.

Advertisement

Alasan Lamborghini lebih memilih Dominecali dibandingkan memilih kalangan internal dari perusahaan afiliasi mereka, VW Group, memang cukup beralasan. Karena saat ini pimpinan VW Group masih tertimpa kasus besar akibat ulah mereka sendiri (dieselgate). Dari informasi yang beredar, karena kasus dieselgate yang makin melebar, diberitakan jika VW Grup siap menjual salah satu asset potensial mereka yang selama ini berada di naungannya, seperti Lamborghini, Bentley, atau bahkan Audi.

Sampai saat ini, memang belum ada rilis resmi dari perusahaan yang memberi konfirmasi terkait kepindahan Winkelmann ke Audi, begitu juga dengan kabar penunjukan Domenicali sebagai CEO Lamborghini yang baru. Di perusahaan Ferrari sendiri, Domenicali cukup lama berkiprah dengan memulai karir pada tahun 1991, sehingga menjadikannya memiliki hubungan spesial dengan perusahaan berlogo kuda jingkrak tersebut. Sementara Ferrari merupakan rival abadi Lamborghini.

Sekedar flashback, Dominecali sempat ditunjuk menjadi Direktur tim F1 Ferrari, namun setelah menjalani tujuh tahun karirnya di sana, ia akhirnya mengundurkan diri di tahun 2014 setelah gagal menorehkan prestasi bersama tim yang dipimpinnya. Baca juga All New Fortuner 2016 Akan Rilis Akhir Januari 2016 dan Mitsubishi Buka Suara Mengenai Kabar Pajero Stop Produksi.

 

Top