Musim Hujan Tiba, Sudahkah Anda Cek Kondisi Ban?

Cek Kondisi Ban Kendaraan Secara Berkala Sangat Penting di Saat Musim Penghujan – Salah satu bagian yang perannya sangat penting bagi kendaraan bermotor adalah ban. Ban menjadi satu-satunya titik kontak antara kendaraan dengan jalan. Sehingga peranannya sangat vital terhadap keselamatan berkendara. Fakta mengungkap bahwa kondisi ban yang buruk merupakan salah satu penyebab utama terjadinya kecelakaan. Berdasarkan dari data Korlantas Polri, dari 226 kasus kecelakaan yang terjadi pada bulan Juli tahun 2014, persentase paling besar adalah kecelakaan akibat kondisi ban yang sudah tidak sesuai dengan standar.

cek-kondisi-ban-kendaraan-secara-berkala-sangat-penting-di-saat-musim-penghujan

Kondisi ban yang prima adalah salah satu kunci utama agar perjalanan anda tetap nyaman dan aman. Apalagi saat ini sudah masuk ke musim hujan. Pastinya kondisi ban yang baik akan sangat mempengaruhi laju kendaraan di tengah guyuran hujan. Nah, sudahkah anda memastikan kondisi ban kendaraan bermotor anda masih dalam kondisi baik?

Diakui atau tidak, tak sedikit dari pengendara luput memeriksa kondisi ban. Padahal, disarankan untuk mengecek komponen yang satu ini sebelum berkendara. Aspek yang dicek tentu saja kondisi angin.

“Bagusnya tekanan angin sesuai dengan rekomendasi pabrikan ban. Kalau angin kurang berpotensi membuat ban terlipat sehinga memperlebar kemungkinan terjadinya kecelakaan,” jelas salah satu instruktur dari Jakarta Defensive Driving Consulting.

Advertisement

Selain kondisi tekanan angin, satu hal lagi yang perlu diperhatikan adalah kondisi fisik ban tersebut. Ban yang kondisi kembangan atau alurnya sudah tak sesuai standar sangat dianjurkan untuk diganti. Kemudian, lihat pula adakah benjolan pada permukaan ban. Bila menemukan kondisi tersebut sangat disarankan untuk menggantinya.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah model atau tipe ban yang cocok digunakan saat musim penghujan. Saat musim hujan, ban dengan motif kembangan bergaris dengan jarak optimal, tidak terlalu rapat atau jarang, serta tidak memilih ban dengan motif kembangan yang rumit lebih disarankan. Pasalnya jenis ban seperti ini memiliki daya cengkram optimal dan lebih maksimal memecah air. Hal yang tak kalah penting adalah perhatikan tipe alur pada ban. Pada dasarnya, ban punya dua tipe alur, yakni bidirectional dan undirectional. Alur bidirectional lebih cocok untuk musim kering, sementara undirectional untuk musim hujan.

Nah dengan sedikit uraian soal ban ini, kini anda sudah bisa menentukan ban model apa yang harus anda gunakan saat musim hujan. So, pastikan kondisi ban anda saat ini masih dalam kondisi prima! Baca juga Ford GT, Supercar Pertama yang Aplikasikan Gorilla Glass dan Yamaha Motor, Ungkap Rencana Bombardir Pasaran dengan 270 Model dalam Tiga Tahun.

Top