Ikuti Apple, Blackberry Siap Rambah Dunia Mobil Otonomos

Blackberry Mulai Nyatakan Keinginannya Masuki Produksi Mobil Otonomos – Belum lama ini, Apple telah mengungkapkan rencananya untuk terjun ke dunia otomotif berbasis otonomos. Rupanya, keinginan tersebut juga diikuti oleh Blackberry. Pihaknya juga baru saja dikabarkan telah mengutarakan rencana yang sama dengan Apple yaitu untuk memasuki pasaran mobil otonomos.

blackberry-mulai-nyatakan-keinginannya-masuki-produksi-mobil-otonomos

Bahkan pernyataan tersebut diutarakan langsung oleh CEO perangkat mobile asal Kanada tersebut, John Chen. Pada kesempatan ini, pihak Blackberry mengungkapkan apa yang disebut dengan “advanced driver-assist technologies and solution” dalam Internasioanl Consumer Electronics Show di Las Vegas. Begitulah berdasarkan berita yang dilansir pada halaman Kompas Otomotif, Senin (28/12/2015).

Advertisement

Sebelumnya, Blackberry rupanya telah mengumumkan bahwa dirinya telah menjadi salah satu merek yang bergelut di dunia otomotif. Lebih tepatnya pada teknologi infotainment QNX yang telah diaplikasikan pada jutaan mobil. Bahkan kabarnya tahun lalu, QNX Blackberry telah merangkul Windows Embedded untuk menjadi otak dari perangkat Sync 3 untuk mobil-mobil produksi Ford.

Saat ini, nama Blackberry yang poipuler sebagai perangkat mobile yang unggul pada fitur messengernya itu telah melakukan kerja sama dengan Luxoft untuk mengembangkan teknologi semi-otonomos. Teknologi tersebut diberinya nama CVNAR. Dimana teknologi tersebut dapat diadaptasi oleh berbagai jenis mobil dan dapat dikustom sesuai dengan keinginan.

Penawaran yang diberikan oleh Blackberry-Luxoft ini memang menjadi sebuah penawaran yang cukup menarik, terlebih lagi pada penggunaan teknologi head up display, LCD dan teknologi canggih lainnya. Hal tersebut juga mengingat di era ini telah banyak produsen mobil yang mulai mengembangkan teknologi otonomos untuk mobilnya. Dengan menggunakan teknologi dari Blackberry-Luxoft ini, nantinya mobil akan dapat melakukan pengereman dang anti jalur sendiri.

Mengingat komponen perangkat lunak dari Blackberry tersebut telah digunakan pada sekitar 60 juta mobil, Chen juga mengungkapkan bahwa pihaknya ingin bergabung dengan perusahaan raksasa sekelas Google, Apple maupun Tesla untuk membangun bisnis mobil otonomos tersebut.

Berdasarkan prediksi, langkah bisnisnya yang merambah pada dunia otomotif ini juga mnejadi salah satu batu loncatan dari Blackberry, mengingat bisnis perangkat ponsel pintarnya yang mulai melemah, tak sepopuler dulu. Baca juga Terkuak Sudah, Bahwa Apple juga Berniat Ciptakan iCar Sejak 2008 Silam dan Mobil Baidu Melaju 30 km Tanpa Sopir

 

Top