Interior Bentley Makin Cantik dengan Sentuhan Batu Alam

Varian Flying Spur dan Continental Bentley Mengusung Interior Berlapis Batu Berusia Jutaan Tahun – Varian baru yang diluncurkan oleh Bentley memang bisa dikatakan unik dan berbeda dengan mobil lainnya. Apabila mobil-mobil lain mneyematkan bahan-bahan dengan kualitas kelas atas untuk ruang kabin, kali ini Bentley justru menyematkan lapisan batu alam yang telah berusia jutaan tahun pada kedua model terbarunya Flying Spur dan Continental.

varian-flying-spur-dan-continental-bentley-mengusung-interior-berlapis-batu-berusia-jutaan-tahun

Lapisan batu alam yang tersedia pada kedua model mobil ini sifatnya optional. Maksudnya, pihak produsen tetap menghadirkan versi kabin atau interior standar. Untuk lapisan batu alam, Bentley memberikannya pada dashboard kanan, tepat di depan kursi penumpang.

Berdasarkan laporan Cardesignnews yang dilansir dari halaman otomotif.Liputan6, Selasa (05/01/2016), tertulis bahwa lapisan batu ini terdiri dari empat varian warna yaitu galaxy, autumn white, terra red, dan copper. Dengan ketebalan hanya 0,1 mm batu alam yang berusia jutaan tahun ini akan memberikan sentuhan pada efek visual yang lebih menarik dan antic.

Sebagai informasi, rupanya lapisan batu yang dikembangkan oleh Bnetley’s Mulliner Coachbuilding Division ini diproduksi oleh slate (batu tulis) dan kuarsit. Batu-batu tersebut didatangkan langsung dari Rajasthan dan Andhra Pradesh, India. Begitulah informasi yang dilansir dari sumber yang sama.

Lapisan batu tersebut kemudian diperhalus dengan menggunakan serat kaca barulah kemudian batu-batu tersebut dikreasikan dalam bentuk unik oleh para pengerajin di pabrik Bentley, Inggris.

Advertisement

Sebenarnya, penggunaan bahan batu alam untuk memberikan sentuhan antik dan cantik pada mobil ini bukanlah yang pertama kalinya karena pada tahun 2008 yang lalu hal serupa telah lebih dahulu dilakukan oleh Mercedes-Benz Landaulet, yang memanfaatkan batu granit hitam untuk disematkan pada bagian pintu.

Namun, sayangnya hingga kini Bentley masih belum membeberkan berapa harga yang akan dibanderol untuk pemasangan batu alam tersebut. Tetap melihat dari betapa antiknya batu ini maka kemungkinan besar harga jualnya juga tidak murah. Hal ini mengingat perjalanan dari batu mentah hingga mnejadi batu yang layak jual dan mempercantik sektor  otomotif juga memerlukan waktu dan proses yang tidak mudah. Baca juga Teaser Versi Baru Huayra Muncul, Indikasi Diproduksi Terbatas dan Mengenal Lamborghini Madura yang Terinspirasi dari Karapan Sapi Indonesia

Top