Tak Kunjung Urus Berkas Tilang, SIM Bakal Diblokir

Polisi akan Blokir SIM Jika Berkas Tilang Tak Segera Diurus – Regulasi baru mengenai tilang saat ini tengah ‘digodog’ oleh Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakkan Hukum (Subdit Bin Gakkum), Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Regulasi tersebut memuat kebijakan mengenai pemblokiran berkas tilang yang tak kunjung diurus oleh pemiliknya.

Tak Kunjung Urus Berkas Tilang, SIM Bakal Diblokir

Berkas tilang kendaraan bermotor yang melakukan tindak pidana pelanggaran lalu lintas dan angkutan jalan, yang tak kunjung diurus akan diblokir,” ucap AKBP Budianto, Ssos. MH, Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, dikutip dari laman Otomotifnet, hari Rabu (13/1).

Menurut AKBP Budianto, inisiatif yang dilakukan oleh Kepolisian ini memiliki latar belakang lantaran saat ini banyak ditemui berkas tilang yang telah divonis dan memperoleh ketetapan hukum yang tetap dari Kejaksaan, belum juga diambil oleh pelanggar.

Selain itu, AKBP Budianto juga menjelaskan jika saat ini surat tilang warna biru belum dapat diterima di Pengadilan Negeri karena pelanggar belum mampu memenuhi kewajiban titip uang denda ke Bank yang sudah ditetapkan.

separator

“Berdasarkan data berkas tilang yang sudah mendapatkan vonis, tetapi barang bukti belum diambil pelanggar pada tahun 2014 sebanyak 385.768 buah. Kemudian di tahun 2015 sebanyak 505.764 buah. Bisa dilihat bahwa terjadi tren peningkatan,” tambah AKBP Budianto.

Hal ini juga berlaku pada berkas tilang yang merupakan surat atau slip tilang berwarna biru. Untuk itu Kepolisian mengultimatum kepada pelanggar untuk segera mengambil atau mengurus berkas tilang yang saat ini masih tertahan. Apabila pelanggar tidak kunjung mengurusnya, maka Kepolisian siap memblokir berkas tersebut termasuk SIM atau STNK yang ditahan.

“Tilang dengan surat berwarna biru juga banyak yang belum dibayar. Contohnya dari Polres Bandara Soekarno Hatta belum terkirim ke PN (Pengadilan Negeri) sebanyak 251 berkas. Alasannya pelanggar belum menitipkan denda tilang ke Bank,” pungkas AKBP Budianto.

Kepolisian sendiri memberikan waktu bagi pelanggar untuk mengurus berkas tilang selama satu minggu pasca sidang tilang ditetapkan. Apabila lewat waktu tersebut berkas tilang tak kunjung diambil, konsekuensinya Polisi siap memblokir SIM atau STNK yang ditahan kemudian mengirimkan catatannya ke Satpas atau Samsat. Baca juga Reli Dakar 2016 Sebabkan Penonton Meninggal dan Diberlakukan Mei 2016, Ini Ongkos Bikin SIM C Khusus Motor 250cc dan 500cc.

Top