Transformasi Mercy ke Mobil Berteknologi Hydrogen

Transformasi Ramah Lingkungan, Mercy GLC Mulai Gunakan Bahan Bakar Hydrogen – Baru-baru ini sebuah bocoran informasi tercium dari produsen mobil asal Jerman, Mercy. Kabarnya, Mercy telah siap dengan transformasi kendaraan ramah lingkungan terbarunya yang mengusung teknologi bahan bakar hydrogen. Adalah Mercy GLC, kendaraan pertama yang akan menjajal bahan bakar ramah lingkungan tersebut.

transformasi-ramah-lingkungan-mercy-glc-mulai-gunakan-bahan-bakar-hydrogen

Seperti telah diketahui, bahwa GLC merupakan salah satu seri SUV premium yang cukup digadang-gadang menjadi seri andalan Mercy. Untuk itu persiapan yang tengah dilakukan pabrikan Mercedes Benz ini cukup dimaksimalkan dan telah dipersiapkan serangkaian pengujian untuk sektor keamanan.

Informasi Autocar yang dilansir dari halaman news.okezone, Selasa (19/01/2016), tertulis bahwa Kepala R&D Dr. Thomas Weber menegaskan rencana untuk mengusung teknologi bahan bakar hydrogen ini memang akan diterapkan pada beberapa model yang salah satunya adalah SUV GLC. Sebagaimana diungkapkan, bahwa penerapan teknologi tersebut telah menjadi salah satu kebutuhan untuk dunia persaingan model kendaraan tahun depan.

Advertisement

Rencananya, Mercy GLC hydrogen akan dipersiapkan untuk meluncur di ajang Frankfurt Motor Show tahun 2017 mendatang. Selain sebagai perkenalan mobil terbaru, peluncuran ini juga akan menjadi momen untuk mengenalkan teknologi modular yang hendak dikembangkan oleh Mercy untuk menjalankan kinerja atas mesin hybrid ataupun listrik secara bersamaan.

Pada saat peluncurannya nanti, Mercy GLC juga diprediksi akan menjadi beberapa model kendaraan ramah lingkungan yang telah lebih dahulu diperkenalkan seperti Toyota Mirai dan juga Honda FCV. Sedangkan untuk produsen BMW sendiri saat ini dikabarkan tengah mempersiapkan proses peluncuran kendaraan dengan bahan bakar hydrogennya.

Kehadiran kendaraan yang telah bertransformasi dari bahan bakar minyak, kemudian hybrid atau listrik menjadi bahan bakar hydrogen memang manjadi salah satu langkah positif untuk menanggulangi adanya ketersediaan bahan bakar yang semakin menipis dan menekan adanya polusi udara sehingga keramahan lingkungan akan lebih terjaga untuk lalu lintas padat.

Untuk dapat menebus kendaraan SUV premium berteknologi hydrogen tersebut, diperkirakan calon konsumen harus mempersiapkan nominal yang cukup besar karena kabarnya Mercy akan membanderol kendaraan ini dengan harga sekitar 50.000 EURO atau jika dirupiahkan sekitar Rp 758 juta. Baca juga Low MPV Mitsubishi Siap Diproduksi Massal Bulan Oktober 2017 dan Datsun Go-Cross akan Dipamerkan di India

Top