Waduh, AHM dan YIMM Kompak PHK Ribuan Karyawan?

Honda dan Yamaha Dikabarkan akan PHK Ribuan Karyawan Tahun Ini – Kabar buruk kembali menghiasi industri otomotif Tanah Air. Hal ini berkaitan dengan kabar jika dua perusahaan besar kendaraan roda dua, PT Astra Honda Motor (AHM) dan juga PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) bersiap melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada ribuan karyawannya.

Honda dan Yamaha Dikabarkan akan PHK Ribuan Karyawan Tahun Ini

Kabar tersebut disampaikan oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Said Iqbal. Dimana menurutnya, kebijakan PHK ini merupakan keputusan untuk alasan efisiensi, dengan proses pengurangan karyawan secara bertahap.

“Potensi PHK ini akan terjadi pada industri komponen otomotif dan sepeda motor. Ini bisa terlihat dari penurunan penjualan sepeda motor contohnya”, ujar Said Iqbal, dikutip dari laman Mesinbalap, hari Jumat (6/2).

Jika ditilik lebih lanjut kebijakan PHK dari banyaknya perusahaan besar adalah karena penjualan yang tidak stabil beberapa waktu belakangan. Terutama untuk penjualan sepeda motor yang sedari tahun 2015 lalu, telah menunjukkan grafik negatif di pasaran.

separator

“Memang ada rencana PHK dari dua perusahaan tersebut. ‎Astra Honda Motor lebih ke komponen motor Honda sedangkan Yamaha justru pada komponen inti, industri otomotif”, tambah Iqbal.

Selain itu, Iqbal juga mengimbuhkan mayoritas keputusan ini hanya akan diiplementasikan untuk karywan kontrak saja. Untuk karyawan tetap kemungkinan tidak akan terkena PHK dari perusahaan.

”Ini tidak terjadi pada karyawan tetap, tetapi di karyawan kontrak. Biasanya kalau kontraknya habis kan diperpanjang. Potensi PHKnya bisa sampai puluhan ribu”, pungkasnya.

Sementara dikonfirmasi mengenai keputusan PHK ini, pihak AHM melalui Deputy Head Corporate Communication, Ahmad Muhibuddin, tidak menampiknya.

“Memang ada, tapi tidak ada PHK. Jadi sebenarnya karyawan kontrak yang habis masanya dan itupun sudah tersubstitusi oleh kontrak baru yang jumlahnya sama,” ungkap Muhib dari AHM, dilansir laman Viva.co.id, Sabtu (6/2).

Menurut Muhib, pemutusan kontrak kerja biasa terjadi saat karyawan yang bersangkutan telah diperpanjang dua kali dan untuk karyawan tetap masih aman dari PHK.

Berbeda dengan AHM, PT YIMM ketika dimintai keterangan mengenai hal serupa memilih menutup rapat-rapat informasi dan mengaku belum mengetahui hal ini. Disampaikan oleh Assistant General Manager (GM) Marketing, PT YIMM, Mohammad Masykur, mengatakan pihaknya belum paham dengan apa yang dikatakan KSPSI.

“Sejauh ini kami tidak tahu, apakah itu Yamaha motor atau Yamaha Musik. Yang pasti informasi itu tidak kami ketahui. KSPSI itu kan jalurnya banyak, yang pasti kami tidak pernah sampaikan soal itu (PHK) ke KSPSI,” kata Masykur. Baca juga New Honda CBR150R Rilis di Hari Valentine dan Diminati 1.000 Unit Jatah Online Yamaha Xabre 150 Ludes.

Top