Akibat Airbag, 705 Ribu Mercedes Benz Direcall

Mobil Mewah Mercedes Benz Kena Recall Akibat Airbag – Seperti biasa, pada sebuah produk kendaraan pasti akan terdapat satu permasalahan yang membuatnya terpaksa harus kena recall. Kali ini produsen mobiol mewah Daimler AG telah mengonfirmasi akan menarik kembali atau recall kendaraannya sebanyak 841 ribu unit di Amerika Serikat. Mengapa?

mobil-mewah-mercedes-benz-kena-recall-akibat-airbag

Dari catatan yang diperoleh oleh Nation Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) atau badan Keselamatan Jalan Raya AS mencatat ada sekitar 705 ribu unti Mercedes Benz yang kena recall, sisanya sekitar 136 unit adalah mobil van Daimler. Sejumlah mobil tersebut direcall karena adanya permasalahn pada Airbag.

Meskipun berdasarkan informasi Paultan yang dilansir dari halaman news.okezone, Selasa (16/02/2016) menyatakan bahwa dari semua mobil yang dilengkapi oleh airbag buatan Takata mengindikasi adanya masalah. Namun, memang beruntungnya hingga kini belum ada laporan atas kecelakaan yang diakibatkan oleh masalah tersebut.

Untuk jenis yang terkena recall akibat masalah airbag ini diantaranya adalah varian C-, E-, M-, GL-, R-Class, GLK, SLK serta model SLS yang dibuat pada tahun 2005 hingga 2014 lalu. Selain varian dari Mercedes Benz, ada juga beberapa model lainnya seperti Freightliner dan Mercedes Benz Spinter.

separator

Daimler kemudian juga menyatakan bahwa dalam proses penarikan kembali atau recall kendaraannya itu, akan memakn biaya hingga 340 juta euro atau setara dengan Rp 5,1 triliun.

Dengan adanya recall dari Daimler AG ini, rupanya juga menguak banyaknya kendaraan yang telah direcall akibat dari masalah pada Airbag. Perangkat keamanan ini rupanya telah diracik dengan kurang maksimal sehingga tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Sederetan kendaraan yang telah direcall akibat permasalah pada fitur ini diantaranya yaitu Honda motor yang telah mengumumkan recall terhadap 2,3 juta unit mobilnya di Amerika Serikat. Honda sendiri mengatakan hendak mengganti komponen pada inflator airbag yang mengalami kerusakan. Perbaikan tersebut akan dimulai pada Juni 2016 mendatang.

Permasalahan yang timbul pada airbag, biasanya adalah Airbag buatan Takata tersebut bisa mengembang secara berlebihan bahkan bisa juga meledak. Ledakan itu juga dibarengi oleh adanya lontaran pecahan logam yang dapat membahayakan pengemudinya. Baca juga Honda BR-V Menjadi yang Terlaris untuk Segmen Low SUV dan Datsun Sempurnakan Produk dengan Power Window Jendela Belakang

Top