Mengapa Beli Motor Kredit Bisa Lebih Mahal?

Pihak Leasing Ungkap Alasan Beli Motor Kredit Bisa Lebih Mahal – Saat ini di Indonesia pembelian kendaraan baru dibedakan menjadi dua metode pembayaran yakni cash dan kredit. Untuk konsumen yang memiliki budget pas-pasan, mayoritas memilih untuk membayar dengan metode kredit lewat perusahaan leasing yang bisa dipilih.

Mengapa Beli Motor Kredit Bisa Lebih Mahal?

Tetapi meskipun sudah memutuskan untuk membeli kendaraan dengan metode kredit, banyak pula konsumen yang lantas mengeluh karena harga motor yang membengkak. Dibandingkan dengan harga tunai atau cash, harga motor secara kredit memang lebih mahal apabila kita akumulasikan.

Diungkapkan oleh Corporate Communication Federal International Finance (FIF) Group, Arif Reza Fahlepi, membengkaknya harga motor secara kredit disebabkan karena beberapa faktor. Misalnya seperti proses biaya tambahan yang dibebankan sepenuhnya pada konsumen.

“Di antaranya, karena adanya biaya asuransi jiwa, baik pengendara maupun penumpung, asuransi kendaraan (total loss only), lalu bunga, biaya administrasi,” ujar Reza, dikutip dari laman Viva.co,id, hari Sabtu (12/3).

Reza juga manambahkan jika biaya tambahan untuk pembelian motor secara kredit pasti dibebankan pada konsumen. Apalagi pada pembelian secara kredit, konsumen diwajibkan biaya asuransi.

“Untuk berapa biaya tambahannya tergantung kendaraan. Namun simplenya asuransi menjadi wajib karena kendaraan yang dikredit belum sepenuhnya milik konsumen, jadi masih ada tanggung jawab (leasing),” imbuhnya.

Reza memberikan contoh, misalkan konsumen membeli sepeda motor dengan harga Rp20 jutaan secara kredit, setidaknya ada biaya asuransi yang dibebankan sejumlah Rp200 hingga 300 ribuan setiap tahunnya. Maka biaya asuransi tersebut setiap tahunnya bisa dibagi selama 12 bulan, lalu dikalikan jumlah tenor.

Dan dari banyaknya fakta di lapangan, konsumen yang membeli motor secara kredit tak lepas dari peran bank yang ternyata membantu proses pembelian baik motor maupun mobil. Metodenya, bank yang bersangkutan terlebih dahulu membayar secara cash ke diler.

Advertisement

Karena untuk kasus yang satu ini bank yang membayar tunai ke diler, maka BPKB kendaraan konsumen biasanya disimpan di bank bukan leasing. Alhasil konsumen wajib membayar angsuran demi bisa menebus BPKB yang ditahan di bank. Baca juga Yamaha Konfirmasi Kabar Mengenai Kedatangan XMAX dan Penjualan Meningkat, MX-King Berhasil Tumbangkan Supra X.

Top