Honda Sonic Terpuruk, Suzuki Satria Injeksi Di Atas Angin

Penjualan Suzuki Satria Injeksi Kalahkan Honda Sonic – Telah membuat penasaran publik akan kehadiran Satria Injeksi sejak bulan Agustus 2015 lalu. Setelah menunggu cukup lama, akhirnya Suzuki resmi memperkenalkan generasi baru Satria yang menggunakan sistem injeksi. Rupanya, di tengah-tengah maraknya kabar Honda Sonic yang jatuh terpuruk, kehadiran Satria Injeksi justru sanggup mencatat penjualan yang begitu mengagumkan di bulan pertamanya, Februari 2016.

penjualan-suzuki-satria-injeksi-kalahkan-honda-sonic

Apabila Honda Sonic sedang meratapi nasibnya atas penjualan di bulan Februari yang hanya sebanyak 1.910 unit, Satria Injeksi justru sedang melenggang di atas angin dengan perolehan angka sebanyak 10.065 unit. Angka tersebut berhasil diperolehnya hanya dalam waktu 12 hari setelah diluncurkan. Meskipun terkesan sementara karena masih baru, namun perolehan angka tersebut tak boleh diremehkan. Pasalnya, angka yang hampir mendekati penjualan Yamaha MX King yang berhasil terjual 12.075 unit ini diperoleh pada saat kondisi pasaran sepeda motor di Indonesia dalam kondisi krisis.

Menanggapi hal ini, Thomas Wijaya selaku General Manager Sales Division PT Astra Honda Motor (AHM) mengatakan, sebagaimana yang dilasnir dari halaman KompasOtomotif, Selasa (15/03/2016) bahwa pencapaian tersebut wajar terjadi di awal kemunculan sebuah produk. Namun, yang terberat adalah menjaga penjualan agar tetap stabil. Begitu kurang lebih yang diungkapkan petinggi AHM tersebut.

Dari sumber yang sama, diperoleh kutipan sebagai berikut, “Iya betul seperti itu. Kali melihat segmen underbone memang cukup unik dan punya kekhususan (niche). Kemudian wajar, jika produk baru dibuat secepat mungkin tersedia di diler dan lapangan, agar masyarakat dapat mengenali produk tersebut,” Ujar Thomas.

Di lain sisi, sebelumnya pihak Suzuki telah mengungkapkan masih belum merasa puas dengan hasil penjualan tersebut. Bahkan, Suzuki Indomobil Sale (SIS) roda dua, saat ini mengatakan masih terus berupaya untuk lebih meningkatkan angka penjualan.

Dari ungkapan pihak Suzuki, rupanya mereka masih menargetkan hingga 40 persen dari market hyper-underbone yang perbulannya mencaai angka penjualan sebanyak 20.000 hingga 25.000 unit.

Meskipun angka penjualan besar yang diperoleh Suzuki saat ini kemungkinan karena faktor produk baru, namun perusahaan akan tetap meningkatkan strategi agar penjualan bisa memenuhi target. Baca juga Sempat Jadi Primadona di Akhir Tahun 2015, Kini Honda Sonic Catat Rapor Merah dan Target Penjualan Satria F150 Injeksi Diturunkan, Suzuki Lebih Realistis

Top