Honda “Suntik Mati’ Mobilio?

Penjualan di India Terus Menurun, Honda Ancam Hentikan Produksi Mobilio – Belakangan, terdengar kabar kurang menyenangkan dari Honda India. Pasalnya, menurut simpang siur yang mulai gencar terdengar bahwa Honda bakal menghentikan proses produksi dari Mobilio di India. Hal tersebut dikarenakan angka penjualan dari Multi Purpose Vehicle (MPV) ini terus mengalami penurunan.

penjualan-di-india-terus-menurun-honda-ancam-hentikan-produksi-mobilio

Seperti diketahui, kendaraan MPV yang diluncurkan sejak Juli 2014 lalu di India, Mobilio selalu menghasilkan catatan penjualan yang cukup bagus. Rata-rata tiap bulannya terjual pada kisaran angka 3.500 unit. Namun, saat ini penjualan justru berangsur menurun. Mulai januari 2016 lalu, Mobilio hanya berhasil terjual sebanyak 441 unit. Belum cukup dengan itu, di bulan berikutnya, Februari penjualan Mobilio kembali turun dan hanya laku sebanyak 226 unit saja.

Advertisement

Dari hasil catatan penjualan yang menurun tersebut, diperkirakan bahwa penyebab utama penurunan tersebut karena Mobilio telah kalah saing dnegan kompetitornya yang dijual dengan harga lebih terjangkau. Hal ini salah satunya adalah Suzuki Ertiga. Bahkan Toyota Innova juga nampaknya bakal jadi pesaing yang berat bagi Mobilio di India. Memang Mobilio menawarkan ruang kabin yang baik dan berkualitas sudah begitu lebih hemat bahan bakar. Tetapi Mobilio selalu mendapat kritikan dari konsumen bahwa harganya kelewat mahal.

Di India sendiri, Mobilio ditawarkan dalam dua varian mesin. Mesin tersebut adalah bensin dan diesel. Untuk mesin bensin, tersedia dalam tiga pilihan yaitu varian E seharga INR 6,49 lakh atau setara dengan Rp124,1 jutaan. Untuk varian S dibanderol dengan harga INR 9,60 lakh atau dalam rupiah menjadi Rp 143,6 jutaan dan varian ketiga adalah varian V yang dipasarkan dengan banderol harga INR 8,78 lakh atau setara dengan Rp 183,5 jutaan. Memang jika dibandingkan, harga Mobilio berada pada kisaran yang lebih tinggi dibandingkan kompetitor lainnya.

Untuk varian mesin diesel dibanderol dengan harga lebih tinggi dibanding mesin bensin. Untuk varian mesin diesel tersdia dalam empat pilihan, yaitu varian pertama adalah tipe E dibanderol dengan harga INR 7,89 lakh atau Rp 150,8 jutaan. Kemudian varian S dibanderol dengan harga INR 8,60 lakh atau setara dengan Rp 164,4 jutaan. Berikutnya adalah tipe V yang dibanderol dengan harga INR 9,60 lakh atau setara dengan Rp 183,5 dan vartian termahal adalah tipe RS yang dijual dengan harga INR 10,86 lakh atau sekira dengan Rp 207,6 jutaan.

Lalu, apakah Honda akan benar-benar menghentikan produksi Mobilio? Baca juga Mau Toyota Rush yang Empuk? dan Resmi Dijual di Indonesia, Kapan Cooper Sampai di Tangan Konsumen?

Top