Teknologi Baru Toyota-Anti Panel Rumit

Toyota Patenkan Teknologi Meringkas HUD – Keselamatan dan kenyamanan akhir-akhir ini menjadi titik tolak utama perkembangan dalam dunia otomotif. Titik kecepatan mulai sedikit banyak ditinggalkan oleh beberapa produsen dan mulai berfokus pada titik terpenting dalam berkendara yaitu manusia yang mengendarainya.

teknologi-baru-toyota-anti-panel-rumit

Beberapa fitur keselamatan baik yang aktif maupun pasif, sebenarnya dapat dibilang telah mendukung kebutuhan standar yang ada. Namun toh, titik balik keselamatan utamanya berada pada pengemudinya alias manusia itu sendiri. Nah untuk itu, pengemudi sejatinya diwajibkan untuk selalu mengetahui kondisi kendaraannya. Cara kuno tentu saja dengan metode mengingat dan ‘merasakan’ kendaraannya. Contohnya mengingat kapan bensin akan habis, atau merasakan putaran mesin yang lemah. Versi kuno ini kadang-kadang memang top, hanya saja cenderung lebih ke arah ‘ndukun’ yang sulit dipercaya.

Nah dengan teknologi yang semakin canggih, kemampuan mengingat dan merasakan ini diterjemahkan melalui bahasa ilmiah yang lebih pasti dan memiliki margin error yang rendah. Panel-panel ‘mengingat dan merasakan’ saat ini sudah komplit yang dapat dibilang dapat memberitahu kondisi kendaraan kita mulai dari ujung ban hingga ujung atap. Semakin lengkap ibaratnya semakin baik kan? Hanya saja semakin memenuhi dashboard dan menghalangi ruang pandang. Solusinya menggunakan HUD yang akan memperlihatkan status kendaraan pada layar mobil. Namun dengan lengkapnya informasi yang diberikan, dalam keadaan tertentu akan memusingkan pengemudi karena terlalu banyak informasi yang harus diterima padahal kelenggangan jalan adalah informasi utama yang harus diperhatikan.

Untuk itu, Toyota membuat teknologi baru HUD dengan  sensor khusus yang akan memberikan informasi tepat sesuai kebutuhan pengemudi. Tekenologi yang baru-baru ini dipatenkan oleh Toyota ini, akan menilai berdasarkan sudut kemudi dan kecepatan kendaraan untuk menghasilkan data yang benar-benar dibutuhkan pengemudi saat ini. Untuk urusan sudut kemudi, akan menggunakan sensor berupa kamera yang dipasang di luar mobil, sensor ini akan menala marka jalan untuk mengetahui seberapa miring mobil terhadap garis horisontal jalan.

Nah untuk masalah kecepatan akan disesuaikan dengan ukuran informasi yang disediakan. Apabila kecepatan mobil tinggi, maka ukuran informasi tersebut akan mengecil demi memberikan lapang pandang yang lebih baik bagi pengemudi. Nah, terasa sangat futuristik kan? Mari kita tunggu hasil akhir teknologi ini sampai pada mobil yang dipasarkan di Indonesia. Baca juga Bugantti Veyron, Mobil Termahal di Dunia Kini Dibanderol Rp 800 Juta dan Chevrolet Spin Akan Kembali Lagi di Indonesia.

Top