Yamaha Mio Z Anti Haus

Mio Z Jarang Isi Bensin – Varian terbaru Skuter Matik terbaru dari Yamaha telah diperkenalkan kemarin, 30 Maret 2016 di sirkuit Sentul dengan mengusung nama lama Yamaha Mio. Varian terbaru ini memiliki kode nama Z, dengan jargon promosi huruf Z pada kata-kata yang digunakan dalam proses promozi seperti Zagoan, Zuara, Zobat, dan sebagainya. Sebagai kendaraan varian terbaru, tentunya harus memiliki daya jual yang lebih baik daripada versi-versi sebelumnya. Tentunya itu semua yang akan menjadikan alasan kenapa harus beralih dari kendaraan yang lama ke Mio Z ini.

yamaha-mio-z-anti-haus

Nah, berdasarkan berita yang dilansir dari Okezone (31/3/2016), ternyata dari pihak Yamaha sendiri telah mengklaim versi Mio Z ini anti haus alias jarang-jarang minta bolak-balik isi bensin. Usul punya usul hal ini terjadi akibat tingkat efisiensi motor matik yang satu ini bisa dibilang sangat baik. Sebagai motor dengan kelas 125 cc, sebenarnya dalam jalan non teknis wajar apabila lebih boros dibandingkan kelas di bawahnya dalam keadaan standar. Namun toh, ternyata Mio Z ini bisa dibilang lebih irit dalam penggunaan bahan bakarnya.

Sesuai dengan hasil uji coba yang dilakukan oleh Yamaha, Mio Z ini mampu bertahan hidup sejauh 200 Km hanya dengan 1 tangki penuh.  Apabila merujuk pada spesifikasi yang diberikan, kapasitas tangkinya sendiri hanya 4.2 L. Artinya untuk 1 liternya, motor matik yang satu ini dapat menempuh jarak hingga 50 Km. Sayangnya tidak ada penjelasan lebih lanjut dari pihak yamaha terkait bahan bakar yang digunakan dalam pengujian. Tentunya, pengaruh kualitas dan jenis bahan bakar akan sangat berpengaruh dalam pengujian.

Baca juga review Yamaha Mio Z

Selain itu, tidak dibeberkan lebih lanjut lintasan macam apa yang diuji cobakan oleh Yamaha pada Mio Z ini. Apakah lintasan lurus tanpa hambatan, lintasan teknikal, atau pengujian yang berdasarkan kalkulasi semata setelah menempuh jarak tertentu. Satu hal yang pasti, apabila 200 Km adalah angka bersih yang dapat ditempuh dengan satu tangki, berarti hanya perlu kurang dari 3 kali isi bensin untuk menempuh jarak Jakarta-Jogja (524 Km). Apabila dikalkulasikan dengan harga BBM sekarang untuk kelas premium katakanlah pada Rp. 7000, artinya hanya butuh biaya kurang lebih 80ribu rupiah saja. Apabila melihat teknologi sebelumnya, saudaranya Yamaha Mio M3, ternyata masih memiliki tingkat konsumsi BBM yang sama. Artinya kemampuan ini sebenarnya sudah menjadi mainstream produk Yamaha. Nah bagaimana? mau coba melakukan pengujian sendiri? Baca juga Honda Kembali Bersiap dengan Skutik Matik Baru 125 cc dan Pendatang Baru Mio Z Targetkan Angka Penjualan 50 Ribu di Bulan Pertama.

  • jane

    biasa aja

Top