Hasil Pengujian CBR500R VS Pabrik

Spesifikasi Di Atas Kertas vs Pengujian Mandiri CBR500R – Produk besutan Honda yang tergolong baru, Honda CBR500R dijanjikan memiliki performa yang luar biasa ala pengujian Honda. Namun, zaman sudah semakin canggih, bahkan konsumen tertentu sekarang sudah mampu menguji sendiri kemampuan kuda besi besutan Honda yang satu ini.

hasil-pengujian-cbr500r-vs-pabrik

Dilansir dari laman Kompas (4/4/2016), Moge yang satu ini masuk ke kandang Dynojet untuk diuji coba performanya. Pengujian ini hanya terbatas pada tataran kecepatan, torsi dan tenaga yang dikeluarkannya. Cara hitungnya? Honda CBR500R ini dihubungkan ban belakangnya pada semacam ban berjalan. Nantinya Motor Gede Honda yang satu ini akan digeber dalam posisi gigi masuk, artinya ban belakang akan berputar. Nah, hasil putaran ban belakang ini diteruskan melalui ban berjalan untuk dilakukan koding data-data rotasi ban.

Hasil dari data rotasi ban tersebut, nantinya akan diproses menggunakan rumus yang disesuaikan dengan spesifikasi gigi-gigi transmisi Honda plus jari-jari ban yang digunakan untuk mengetahui torsi, kecepatan, dan tenaga yang dihasilkan oleh mesin besi yang satu ini. Lantas bagaimana kah hasil pengujiannya?

Dari hasil pengujian didapatkan bahwa motor yang diuji memiliki torsi di angka 39,00 Nm, torsi ini fluktuatif pada kondisi putaran mesin pada @6.500 rpm sampai @7.000 rpm atau rata-rata pada @6.659rpm. Padahal data spesifikasi dari pabrikan seharusnya jatuh pada angka 44,5 Nm @7.000 rpm. Artinya torsi hasil pengujian lebih rendah daripada spesifikasi yang ditawarkan. Kemudian masalah tenaga, Honda CBR500R yang diuji tersebut mampu menendang ban berjalan hingga angka 43,04 tk pada kisaran 8.444 rotasi per menit (rpm). Sekali lagi, angka ini masih lebih rendah darpipada spesifikasi yang ditawarkan Honda yakni 46,9 tk.

Untuk urusan kecepatan, kuda besi yang satu ini mampu meraih angka 172,77 km/j. Kecepatan yang luar biasa untuk sebuah kuda besi masa kini, apalagi jika hanya sekedar digunakan di jalanan di Indonesia. Untuk top speed ini, memang tidak diberikan spesifikasinya oleh Honda, karena top speed sangat dipengaruhi oleh environment motor tersebut. Sehingga terlalu banyak variabel untuk dijual.

Lantas mengapa ada perbedaan? Tentunya hal tersebut dapat dikatakan wajar selama tidak terpaut jauh. Perbedaan itu dapat terjadi karena bisa saja kendaraan yang diuji mandiri dan diuji oleh Honda memiliki kondisi yang berbeda. Contoh sederhana dari segi bahan bakar yang digunakan serta kondisi oksigen yang disediakan untuk pembakaran. Tentunya dari dua hal tersebut saja akan memberikan hasil yang berbeda. Jadi tak perlu khawatir selama tidak terpaut jauh ya. Baca juga KTM Motor Model Sayap Honda dan Kampas Rem Murah Meriah

Top