Moncong Mobil Mudah Peyok, Turun Kualitaskah?

Dibalik Peyoknya Moncong Mobil – Sebagai penggemar setia otomotif, tak jarang urusan kecelakaanpun turut menjadi perhatian utama yang tak bisa dilepaskan. Mulai dari fitur yang mengandalkan sistem keselamatan, hingga menganalisa kejadian kecelakaan-kecelakaan tertentu rasanya menjadi daya tarik tersendiri yang memang agak sulit dimengerti oleh orang awam. Nah, sebagai pecinta kendaraan, tentunya beberapa dasawarsa ini sempat mengamati beberapa naasnya nasib mobil yang telah mengalami kecelakaan. Mulai dari baret, peyok, hingga hancur tak karuan rasanya malah menjadi suatu kelaziman mobil di zaman ini untuk menghadapi benturan kecelakaan. Namun, untuk sebagian orang-orang yang sudah mengalami manis-pahit otomotif tahun 70-an, rasanya malah bertanya-tanya, ‘mengapa mobil sekarang terkesan ringkih?’ Kena sedikit saja harus langsung ke ketok magic.

moncong-mobil-mudah-peyok-turun-kualitas-kah

Sebagian stigma kemudian beralih menyalahkan kualitas mobil yang berkurang. Mulai dari bahan pembuatnya dibuat ala kadarnya, hingga penipisan lapisan komponen demi menjaga harga yang murah. Namun rasa-rasanya stigma tersebut tidak dapat dibenarkan. Pasalnya, mobil premium-pun yang dibuat dengan memertaruhkan nama baik produsennya mengalami hal yang serupa menghadapi benturan dari kecelakaan.

Menanggapi hal tersebut, General Manager Technical Service PT Toyota Astra Motor (TAM) Dadi Hendriadi, akhirnya ikut angkat bicara. Melalui kompas (7/4/2016), dinyatakan oleh pejabat TAM tersebut bahwa mobil keluaran terbaru kebanyakan sudah mengadopsi teknologi crumple zone. Teknologi yang dimaksud adalah memberikan bentuk sedemikian rupa pada body agar dapat terlipat pada bagian-bagian tertentu. Tujuannya sederhana, untuk keamanan pengemudi dan penumpang di dalamnya. Pasalnya, lekukan itu mampu meredam energi balik yang disebabkan tabrakan. Sehingga energi balik tersebut tidak membahayakan penumpang.

Hanya saja yang perlu dicatat, kendati semua mobil masa kini sudah dilengkapi dengan crumple zone pada body-nya, namun tidak semua spesifikasi mobil memiliki kemampuan yang sama dalam meredam energi balik. Tentunya hal tersebut disesuaikan dengan kelas, kemampuan mesin, dan berbagai variabel lain yang ditentukan oleh masing-masing pabrikan dengan standar tertentu. Selain teknik crumple zone ini, mesin juga berperan penting dalam penyerapan energi akibat kecelakaan. Suatu hal yang penting, segala hal yang diberikan oleh pabrikan adalah hasil dari berbagai riset panjang. Sehingga semua hal yang diberikan pada konsumen bukan untuk mengedepankan keuntungan  semata. Suatu hal yang sangat menghancurkan bisnis, apabila banyak korban yang jatuh akibat desain dan fitur mobil yang tidak ramah bagi penggunanya. Baca juga Garasindo Juga Akan Memboyong Produk Kendaraan Roda Empat di IIMS 2016 dan Besok, Honda Brio RS Bakal Meluncur di IIMS 2016.

Top