Diskon 50 juta, Ford Unjuk Gigi

Dealer Ford Nusantara Wakili FMI Pameran – Hengkangnya Ford Motor Indonesia dari dunia pergulatan otomotif di Indonesia bukan berarti hilangnya eksistensi Ford di Indonesia. Pasalnya, walaupun secara organisasi sudah menyatakan diri tidak akan melakukan kegiatan operasional lagi tapi toh produk-produknya masih saja ingin mejeng di ajang bergengsi otomotif Indonesia, IIMS 2016.

diskon-50-juta-ford-unjuk-gigi

Meskipun bisa dibilang sedikit mepet untuk urusan eksis karena Booth Ford Nusantara terletak di arena out door depan Hall B1, JiExpo Kemayoran tapi toh tidak kemudian menyudutkannama besar Ford sendiri. Rasanya emmang pas dalam urusan penempatan, karena line-up yang dipajang juga hanya tiga jenis saja. All New Everest, New Ranger, dan Ford EcoSport menjadi andalan dalam pameran ini. Tipe-tipe ini tidak dapat dikatakan baru, yang jelas pernah menjadi andalan Ford untuk bertarung di pasar roda empat Indonesia.

Masalahnya malah, dengan taktik banting harga, malah semakin membuat pecinta otomotif kebingungan dalam meluruskan niat meminang roda empat tak bertuan ini. Dilansir dari dapurpacu.com (11/4/2016), diskon untuk All New Everest Rp 20 juta, New Ranger mencapai Rp 30 juta, dan EcoSport sampai Rp 50 juta. Informasi tersebut didapat langsung dari penjaga biith yang bersangkutan. Tentunya dengan diskon besar-besaran tersebut akan membuat semakin galau pengunjung IIMS 2016.  Masih kurang menggetarkan, Ford juga menyampaikan masih punya stock Fiesta. Lagi-lagi dengan diskon hingga 30 jutaan rupiah semakin membuat dunia otomotif tidak karuan untuk membuat keputusan.

Usul punya usul, berdasarkan sumber yang sama, diskon untuk jenis EcoSport ini dilakukan karena memang varian itu sudah lama menumpuk di gudang penyimpanan Ford, itupun VIN-2015. Tentunya alasan ini juga memberikan kecurigaan untuk varian yang lain juga mengalami hal yang serupa hingga mau banting harga sebesar-besarnya.

Sebagai informasi, FMI sebagai ATPM Ford di Indonesia sudah hengkang dari tanah air. Munculnya kabar tersebut sempat mengacaukan statistik penjualan Ford di tanah air. Pasalnya, dengan mundurnya ATPM tersebut, yang memiliki kewenangan pula untuk melakukan import sparepart tentunya akan meresahkan pengguna Ford berkaitan dengan ketersediaan sparepart. Hal ini dikarenakan Ford Indonesia tidak memiliki pabrik di Indonesia, sehingga semua permintaan harus dikirim dari luar negeri. Untuk menghadapi perspektif tersebut FMI Indonesia berjanji tetap akan menjamin ketersediaan sparepart selama 10 tahun. Asumsinya, stok sparepart yang mereka miliki sekarang akan cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar Ford di Indonesia. Baiklah, kita tunggu saja bagaimana nasib FOrd 10 tahun ke depan. Baca juga Ferrari Hadir di IIMS 2016, Pengunjung pun Terpana dan Dengan Hengkangnya Ford, Investasi Otomotif RI Tidak Terkena Dampak Signifikan.

Top