Fin Komodo, Nasibmu Kini

Mobnas Fin Komodo, Ide Non-Mainstream – Sudah menjadi rahasia umum bawah IIMS 2016 merupakan ajang bergengsi pecinta otomotif tanah air. Tentunya hal tersebut selalu dimanfaatkan oleh vendor-vendor multinasional untuk ‘jualan’ baik produk yang sebenarnya maupun hanya sekedar branding semata. Bahkan, Ford sendiri yang sudah mendeklarasikan diri mundur dalam peperangan otomotif di Indonesia masih sempat-sempatnya hadir walaupun diwakili oleh main dealernya. Tidak mau ketinggalan, PT Fin Komodo Teknologi sebagai penyanding predikat produsen Mobnas juga ikut memriahkan ajang bergengsi ini.

fin-komodo-nasibmu-kini

Dilansir dari Kompas (12/4/16), Fin Komodo telah tiga kali ikut hadir di IIMS. Yakni semenjak 2010, 2015, dan terakhir tahun ini 2016. Ikutnya Fin dalam ajang bergengsi tersebut menjadi bukti bahwa sebenarnya produsen mobnas Indonesia sudah siap terjun ke pasaran kapan saja. Untuk tahun ini, booth Fin diletakkan di dekat booth para pemegang merek sepeda motor. Nah, line-up yang dibawa memang bisa dibilang beda dari kebanyakan booth kendaraan roda empat. Fin Komodo ini menawarkan varian roda empat berjenis off-road yang memang jarang ditampilkan dibandingkan varian on-road oleh vendor lain. Terdapat tiga varian dari model andalan dengan nomor serial KD 250 AT, yaitu standar, pemadam kebakaran (Damkar) dan Medivac. Ketiga varian tersebut punya kemampuan menjamah lokasi sulit dengan kemampuan khusus.

Advertisement

Spesifikasi umum KD 250 AT ini memiliki mesin 4-tak 250cc dengan tenaga 14 tk dan torsi 17,6 Nm plus CVT. Dengan spesifikasi tersebut, banyak orang mempertanyakan seberapa sulit medan yang dapat ditempuh oleh Mobnas yang satu ini. Namun pastinya andalan seri ini juga membesut rangka tubular, suspensi independen,  dan rem cakram di keempat roda. Sedangkan untuk Kapasitas tangki bahan bakar 20 liter. Perhitungan konsumsinya, satu liter bisa dipakai untuk menempuh 20 km seingga total 400km untuk sekali isi bensin.

Versi Damkar punya ciri khas sendiri. Ciri khas tersebut disematkan dengan warna merah khas mobil pemadam kebakaran. Itupun masih dijejali dnegan berbagai alat pemadam kebakaran standar. Tujuannya sebagai kendaraan untuk menerobos ke hutan yang sulit dijangkau kendaraan lain. Sedangkan versi Medivac dibekali dengan perlengkapan medis. Itupun masih dijejali tandu kesehatan yang secara default berada di bagian atapnya. Tujuannya sebagai tempat ruang pasien dalam hal perlu evakuasi. Sayngnya, menurut statistik, mobil ini baru terjual dua unit tahun lalu. Semoga saja, dengan ikut dalam IIMS 2016 seluruh produknya dapat terjual habis ya. Baca juga Mobil Off Road Fin Komodo Diperkenalkan di IIMS 2016 dan 04Gen, Mirip Vespa Tapi Buatan Yamaha.

Top