Recall Sekarang Dilakukan General Motor

Hanya Karena Sabuk Pengaman, GM Recall Chevrolet – Seperti tidak ada habisnya, masalah recall selalu muncul tiap tahunnya. Sebenarnya, tidak dapat dikatakan masalah juga. Pasalnya, recall adalah solusi yang ditawarkan oleh produsen pada konsumennya untuk memperbaiki kelemahan pabrikan produk yang sudah kadung dijualnya. Memang, masalahnya konsumen untuk sementara waktu tidak dapat menikmati partner kesayangannya. Bahkan tidak jarang, kendati baru dibeli terpaksa pasrah menerima recall. Alasannya? Daripada berbahaya apabila digunakan.

recall-sekarang-dilakukan-general-motor

Kali ini berita berhembus dari negeri Paman Sam. General Motor selaku penanggung jawab Chevrolet di negara tersebut dikabarkan tengah bersedih hati lantaran sedang dalam proses menarik sekitar satu juta produknya dari seluruh dunia. Recall ini hanya berlaku untuk tipe Chevrolet Silverado dan GMC Sierra 1500 pickups yang keluar di tahun 2014-2015.  Walaupun dinyatakan recall, sebenarnya masalah penyebab recall tersebut belum menjadi penyebab kecelakaan yang melibatkan Silverando dan Sierra tersebut demikian dilansir dari autonews.com (16/4/2016).

Hanya saja, General Motor mengetahui bahwa ada cacat yang dimiliki oleh produknya. Dikhawatirkan malah menimbulkan masalah ke depan, sehingga lebih baik ditarik dari sekarang. Sebenarnya cacat pabrikan ini terbilang sederhana, hanya pada masalah sabuk pengaman saja. Pasalnya, kabel baja yang digunakan untuk mengaitkan sabuk pengaman ke rangka mobil tersebut disinyalir akan terpuntir seiring penggunaannya. Hla ini lama kelamaan akan mengakibatkan kekuatan kabel baja tersebut menurun dan akan menghilangkan fungsi dari sabuk pengaman itu sendiri. Data tersebut bukan isapan jempol belaka, melainkan hasil dari kompilasi pendataan garansi mobil bersangkutan.

Alhasil, diler diwajibkan untuk mengganti pelindung kabel tersebut  dengan yang lebih besar agar menghindari puntiran. Kalaupun tidak memungkinkan, wajib memasang bracket penahan dan bahkan harus mengganti pengaitnya dnegan yang lebih cocok. Tentunya hal ini merupakan tanggung jawab biaya oleh produsen dikarenakan kesalahan desain yang diusungnya tersebut. Berdasarkan sumber yang sama, setidaknya terdapat 140 ribu unit kendaraan tersebut yang tersebar diseluruh dunia yang harus mengalami perbaikan tersebut.

Setidaknya, walaupun recall selalu berbuntut kekecewaan konsumen, namun nampaknya peran proaktif dari produsen tetap perlu diacungi jempol. Karena tak jarang, ada produsen yang diam-diam saja atau bahkan tidak mau mengakui kecacatan dari produknya. Tata pikir negara maju sesungguhnya lebih mementingkan nyawa manusia daripada sekedar bisnis belaka. Karena motif bisnis yang jelek, apabila didapati data yang menyatakan bahwa vendor A adalah penyebab kecelakaan yang mengakibatkan kematian. Untuk itu, sebagai konsumen perlu pro aktif untuk mengamati setiap cacat produksi dari pabrikan. Baca juga Sistem Start-stop Cacat, Ratusan Ribu Honda Jazz dan HR-V Direcall  dan Ring Piston Bermasalah, Honda Segera Recall Civic Generasi Terbaru.

Top