Tercatat, Banyak Pengguna Premium Migrasi ke Pertalite!!

Penggunaan BBM Jenis Pertalite Semakin Meningkat – Semenjak kehadiran bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite muncul pada pertengahan 2015 yang lalu, banyak pengguna yang beralih menggunakan BBM jenis Pertalite tersebut dari yang sebelumnya masih menggunakan jenis Premium. Hal ini dilakukan karena kesadaran dari pengguna BBM jenis Premium yang rela beralih, bukan karena pengurangan dari Pertamina.

Penggunaan BBM Jenis Pertalite Semakin Meningkat

Tercatat pada triwulan pertama di tahun 2016 ini, penggunaan BBM jenis Pertalite sudah meningkat hingga 21 persen. Bahkan di akhir tahun 2016, Pertamina menargetkan penggunaan Pertalite bisa meningkat hingga 50 persen sehingga tahun 2019 nanti tidak ada lagi yang menggunakan BBM dengan Research Octane Number (ron) 88 tersebut. Di wilayah Jakarta yang terdiri dari 265 SPBU, jumlah penggunaan BBM jenis Pertalite juga terus meningkat.

Advertisement

Kehadiran Pertalite sendiri sebenarnya bukan untuk menggantikan Premium, karena sampai saat ini di setiap SPBU masih tersedia BBM jenis Premium. Namun, banyak pengguna yang lebih memilih menggunakan Pertalite dibandingkan dengan Premium karena mereka semakin sadar akan jenis BBM yang baik bagi kendaraannya.

Menurut Wianda Pusponegoro selaku VP Corporate Communication Pertamina mengatakan bahwa kebijakan Premium ada di tangan pemerintah, bukan aksi dari korporasi. Dan Pertamina hanyalah sebagai badan usaha yang bertugas menyediakan berbagai varian BBM agar masyarakat mempunyai pilihan. Maka dari itu jika ke depannya pengguna Premium terus menerus menurun, yang bisa mengambil keputusan hanyalah pemerintah.

Dari pihak Pertamina sendiri berharap penggunaan BBM dengan kualitas yang lebih baik semakin meningkat, sehingga masyarakat nantinya akan mendapatkan keuntungan tersendiri dari penggunaan BBM yang baik.

Data dari Kementerian ESDM menyebutkan bahwa konsumsi BBM nemembus angka 11,7 juta kilo liter (KL) yang terdiri dari konsumsi terbesar diduduki oleh jenis ron 88 atau yang kita kenal dengan nama premium yaitu 6,48 juta KL. Selanjutnya diduduki oleh solar yang bisa menjual 3,88 juta KL, dan disusul oleh ron 92 (pertamax) sebanyak 742.738 KL, ron 90 (pertalite) 376.395 KL, ron 95 (pertamax plus) 43.336 KL, minyak tanah 153.886 KL dan minyak bakar 43.954 KL. Baca juga Spesifikasi Pertalite Berdasarkan Uji Lab dan BBM Pertalite Dianggap Tak Sesuai untuk Kendaraan di Indonesia.

Top