Ada Lagi, Skandal Emisi Menerjang Fiat

Fiat Diselidiki Karna Masalah Emisi – Belum lelah rasanya membahas tentang VolksWagon yang bermasalah dengan emisinya. Pasalnya, sebenarnya untuk mesinnya sendiri bukannya rusak atau tidak dapat berfungsi. Hanya saja, mesin tersebut tidak mampu memenuhi standar ramah lingkungan secara global. Lolosnya Produk VolksWagon nyatanya juga menggunakan akal-akalan dengan alat yang disebut defeat devices. Alhasil, sepandai-pandainya tupai melompat, VolksWagon ketahuan juga. Risikonya terbilang tinggi karena selain denda, pimpinan VW disinyalir termasuk melakukan tindak pidana di negara-negara terkait akibat perbuatan tersebut.

ada-lagi-skandal-emisi-menerjang-fiat

Entah seperti kesengajaan atau paduan suara, yang jelas Mercedes Benz yang masuk ke dalam jajaran mobil premium juga melakukan hal yang mirip-mirip. Entah apapun tekniknya, yang jelas mobil produksinya yang premium disinyalir tidak mampu menghasilkan emisi yang premium pula. Walaupun masih perlu diperdalam, tentunya sebaagi pecinta otomotif akan mempertanyakan apa yang sebenarnya tengah terjadi pada vendor pembuat mobil internasional tersebut.

Parahnya lagi, seperti belum cukup, FIat dikabarkan mengalami nasib serupa. Walaupun tindakannya berbeda, nyatanya Fiat juga memproduksi mobil dengan kriteria yang tidak sesuai dengan  yang seharusnya untuk standar lingkungan. Pasalnya, Fiat disinyalir menggunakan sistem kontrol emisi ngaret alias tidak tepat waktu. Disinyalir dari Kompas (26/4/2016), Fiat dikabarkan menggunakan komponen kontrol emisi yang baru bekerja setelah 22 menit pertama ketika mobil digunakan.

Padahal, standar yang mengatur komponen tersebut menyatakan hanya diberi tenggat waktu 20 menit saja. Tentunya 2 menit tersebut sangat berarti apabila berbicara tentang emisi. Karena gap waktu 2 menit tersebut dapat membuat perhitungan emisi menjadi berbeda dari yang diharapkan. Kejadian ini untuk sementara masih dituduhkan pada FIat untuk varian mobil 500X-nya dan belum menyebar ke produknya yang lain.

Ceritanya, saat ini Fiat tengah diselidiki oleh otoritas Jerman yang menangani urusan emisi tersebut. Kabarnya, pasca kebobolannya VW dalam uji emisi, otoritas lingkungan di dunia mulai was-was dengan berbagai produk mobil yang telah beredar di pasaran. Seakan menjadi target terbaru, setiap mobil yang sudah beredar akan dilakukan review kembali agar sesuai standar. Jika di dunia bagian barat saja sudah banyak kebobolan, apakah dunia otomotif di Indonesia akan aman-aman saja? Sejauh pengamatan mas Sena, mungkin saja Indonesia punya standar lingkungan yang berbeda. Katakanlah apabila di Eropa beberapa varian Mercy disinyalir merusak lingkungan, sangat mungkin di Indonesia tidak dianggap demikian. Baca juga Skandal Emisi Kini Menjerat Daimler Chrysler dan Mitsubishi AS Ikut Diinvestigasi NHTSA.

Top