Skandal Manipulasi Data Konsumsi Bahan Bakar, Dua Bos Mitsubishi Hengkang?

Terkait Skandal BBM, Dua Petinggi MMC Dikabarkan Mengundurkan Diri – Belakangan produsen automotif asal Jepang, Mitsubishi mendadak menjadi populer dibicarakan. Hal tersebut tak lain adalah permasalahan yang menjerat Mitsubishi Motors Corporation (MMC). Kabar terakhir yang terdengar, Mitsubishi telah mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada konsumen. Namun, yang lebih mengejutkan adalah, rumor yang baru saja muncul. Pasalnya, ada yang mengatakan bahwa dua petinggi MMC akan mengundurkan diri. Benarkah?

terkait-skandal-bbm-dua-petinggi-mmc-dikabarkan-mengundurkan-diri

Berdasarkan informasi Reuters yang dilansir dari halaman Okezone, Rabu (27/04/2016) mengatakan bahwa Chief Executive Officer (CEO) MMC, Osamu Masuko telah memberi tahu kepada perusahaan afiliasinya, juga produsen suku cadang terkait keinginannya meinggalkan perusahaan atau mengundurkan diri.

Selain itu, dalam jumpa pers yang dilaksanakan Selasa kemarin 26 April 2016, Mitsubishi juga mengakui bahwa selama ini metode yang dilakukan oleh Mitsubishi dalam melakukan pengujian konsumsi bahan bakar produk-produknya tidak mengikuti aturan standar yang telah ditetapkan di Jepang. Rupanya hal ini telah berlangsung selama 25 tahun.

Selain CEO MMC, dari media pemberitaan lain, Mainichi seperti yang dilansir dari sumber yang sama melaporkan bahwa President and Cheif Operating Officer (COO) MMC, Tetsuro Aikawa juga memutuskan untuk mengundurkan diri.

Untuk menangani hal ini, MMC dikabarkan akan membentuk tim atau sejenis komite yang anggotanya terdiri dari pihak luar. Dalam kasus ini, penyelidikan akan dilakukan dalam waktu hingga tiga bulan mendatang. Itu artinya, seluruh hasil penyelidikan akan diumumkan tiga bulan lagi.

Sementara itu, Masuko dan Aikawa dikatakan akan mengundurkan diri dari jabatannya setelah hasil investigasi resmi dikeluarkan.

Terkait hal ini, MMC sendiri menolak untuk memberi komentar apapun. Jadi hingga saat ini, masih belum dipastikan apakah pemberitaan dari dua media Jepang tersebut benar atau tidaknya.

Seperti yang sebelumnya telah diketahui, untuk pengaruhnya terhadap Mitsubishi Indonesia, Intan Vidiasari selaku Head of MMC Public Relations Departement PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) mengungkapkan bahwa pihaknya masih menunggu hasil investigasi yang dilakukan di Mitsubishi Jepang. Namun, dari informasi yang terus berkelanjutan dipastikan bahwa kasus tersebut tak akan berdampak pada Mitsubishi Indonesia, karena hingga saat ini investasi MMC di Indoensia masih berjalan lancar. Baca juga Skandal BBM Tak Pengaruhi Investasi Mitsubishi di Indonesia dan Menhub Jepang Minta Mitsubishi Terbuka Soal Skandal Konsumsi Bahan Bakar

Top