Mitsubishi Buka Mulut Pengetesan BBM Salah Sejak 1991

Kesalahan Konsumsi BBM Sejak 1991 dilanggar Mitsubishi – Dikabarkan bahwa fakta mengenai konsumsi BBM Mitsubishi Jepang muncul. Diketahui bahwa Mitsubishi ternyata telah melanggar aturan pengetesan konsumsi BBM sejak tahun 25 tahun lalu, tepatnya di tahun 1991 lalu.

kesalahan-konsumsi-bbm-sejak-1991-dilanggar-mitsubishi

Aturan mengenai pengetesan konsumsi BBM diubah oleh pemerintah Jepang sejak tahun 1991 bertujuan supaya penggunaannya lebih tepa dalam mengukur pengendaraan di dalam kota yang tak jarang mengalami kemacetn total. Akan tetapi, ternyata pihak Mitsubishi tak mengindahkan  peraturan yang diberlakukan pemerintah Jepang tersebut. “Kami seharusnya beralih, tapi ternyata kami tidak melakukannya,” ujar Wakil Presiden Eksekutif Mitsubishi Motors Corporation Ryugo Nakao seperti dilansir BBC, Rabu (27/4/2016).

Dilansir dari Otodetik.com dikatakan bahwa oihak Mitsubishi sudah menunuk komite eksternalnya yang ada 3 orang pengacara untuk segera menyelidiki kasus ini. Hal tersebut ditegaskan oleh Presiden MMC Tetsuro Aikawa yang berkata, “Kami belum tahu gambaran seluruhnya dari hal ini dan kami berupaya untuk menentukan penyebabnya. Saya merasa bertanggung jawab,”

Advertisement

Selain itu, pejabat eksekutif lainnya spereti Koji Yokomaku juga mengatakan bahwa, Mitsubishi akan meningkatkan target konsumsi BBM 5 kali dalam 2 tahun selama pengembangan mobil mini. Hasilnya, mereka akan mendapatkan angka 29,2 km per liternya dari target awal 26,4 km per liter.

Hasil uji konsumsi bahan bakar yang salah melibatkan 157 000 mobil Mitsubishi eK wagon dan eK Space. Ternyta tak hanya Mitsubishi saja, 468.000 mobil Dayz dan Dayz Roox yang diproduksi untuk dijual Nissan juga terlibat. Seluruh mobil kecil tersebut hanya akan beredar di pasar Jepang. Terlepas dari itu, Mitsubishi sendiri telah mengehentikan produksi dan penjualan 4 model mobil yang terlibat skandal ini. Baca juga Terkait Skandal BBM, Dua Petinggi MMC Dikabarkan Mengundurkan Diri dan Sosok Baru Mitsubishi Akhirnya Hadir Untuk Pasar Asia.

Top