SS4-II Mitsubishi Pajero Sport

Teknologi Baru Sistem Driving Pajero Sport – Ditengah skandal yang sedang menerjangnya di negeri tempat Mitsubishi lahir, tidak kemudian mewajibkan Mitsubishi mandek di pasaran. Tentunya, selalu saja ada hyal-hal yang baru dan menarik untuk diulas sebagai perwujudan rasa peduli atas harapan konsumen tentang teknologi-teknologi mobil terbaru. Kali ini, pemahaman terhadap teknologi SS4-II alias Super Select 4WD-II yang ditanamkan pada Mitsubishi Pajero Sport memang menarik perhatian.

ss4-ii-mitsubishi-pajero-sport

Kendati bukan teknologi yang keluar dari pabrik, namun pembahasannya masih tergolong hangat. Pasalnya, jarang-jarang ada teknologi semacam ini sehingga perlu ketelatenan tersendiri untuk memelajarinya. Sebagaimana dilansir oleh Kompas (28/4/2016), SS4-II ini memiliki 4 macam mode pengendalian ban. Tentunya, tujuan utama dari mode ini adalah untuk menyesuaikan ndengan kondisi jalanan yang ada sehingga dapat dicapai performa yang optimal.

Detailnya, 4 mode tersebut adalah 2H (gerak roda belakang), 4H (gerak semua roda tanpa differential), 4HLc (gerak semua roda, central differential mengunci), dan 4LLc (gerak semua roda, central differential mengunci,low gears).

Lantas apa perbedaannya? Dilansir dari sumber yang sama, 2H sendiri berarti 2WD. Mekanisme ini hanya menjalankan 2 roda belakang sebagai roda penggerak. Sehingga roda depan hanya difungsikan sebagai roda bebas semata untuk mengarahkan jalur yang akan dituju. Mekanisme ini adalah mekanisme umum yang igunakan di mobil kebanyakan. Untuk mekanisme 4H, adalah mekanisme 4WD. Mekanisme ini menggerakkan ke empat roda Pajero sebagai pendorong. Keempat roda ini tidak memiliki kecepatan dan torsi yang sama.

separator

Walaupun dmeikian, bukan berarti berjalan sendiri-sendiri. Maksudnya semacam sistem gardan yang diterapkan pada mobil kebanyakan. Sistem ini akan memberikan torsi pada roda yang tertahan, sedangkan untuk roda yang bebas akan lebih dialiri kecepatan. Apabila roda tersebut berada pada kondisi yang sama, berarti kecepatan dan torsinya juga sama. Sistem tersebut beda lagi dengan sistem 4HLc. Pasalnya sistem 4HLc mengunci kecepatan dan torsi roda depan dan belakang pada kecepatan yang sama.

Nah untuk 4LLc, sebenarnya mirip dengan 4HLc. Perbedaannya dengan kondisi settingan transmisi ada di low gear. Sebagaimana diketahui low gear adalah transmisi berkecepatan terendah dengan torsi tertinggi yang ada pada settingan sebuah kendaraan.

Kesemua sistem tersebut nampaknya mampu membuat Mitsubishi Pajero Sport membelah hutan belantara sekalipun. Tentunya, sensasi berkendara untuk setiap modenya membuat rasa beda dari mobil-mobil lainnya. Baca juga Terkait Skandal BBM, Dua Petinggi MMC Dikabarkan Mengundurkan Diri dan Kesalahan Konsumsi BBM Sejak 1991 dilanggar Mitsubishi.

Top