Tanpa Alat Curang, Hasil Tetap Buruk

Emisi Gas Buang Mobil Buruk – Berita mengenai kecurangan VW dalam mengakali hasil uji tes emisinya bisa dibilang membuka wawasan banyak orang bahwa sebesar apapun perusahaannya, potensi curang selalu ada. Satu hal yang jelas, VW memang terbilang cukup niat dalam memainkan perannya. Sebab, mereka sampai repot-repot harus membuat alat untuk memperlancar aksi mereka selama bertahun-tahun lamanya tanpa ketahuan. Tentunya karena hasil uji lab dengan bantuan alat khusus yang lebih baik daripada di jalanan asli membuat semua pihak berasumsi bahwa produk VW termasuk aman bagi lingkungan.

tanpa alat curang hasil tetap buruk

Lucunya, berita terbaru mengabarkan bahwa tanpa alat curang pun hasil yang didapatkan melalui pengujian di lab selalu lebih baik daripada pengujian di lapangan. Dilansir dari europe.autonews.com (30/4/2016), otoritas Prancis menyatakan bahwa terdapat data yang menyatakan bahwa hasil pengujian kendaraan menunjukkan hasil yang lebih baik saat pengetesan di laboratorium daripada di jalanan. Padahal, sudah dicek pula berkali-kali bahwa di mobil yang sedang dites tersebut tidak memiliki komponen-komponen mencurigakan yang mengindikasi kecurangan pengujian.

Hasil ini cukup mengejutkan. Pasalnya, pengujian ulang ini dilakukan oleh Otoritas Lingkungan Prancis akibat kejadian yang menimpa 11 juta mobil diesel dengan komponen kecurangan. Tes ini padahal dilakukan kepada 52 merk mobil berbeda yang diambil secara acak. Sehingga, pada prinsipnya tidak mungkin apabila pengujian tersebut merupakan suatu rekayasa tertentu. Sebut saja pabrikan besar seperti Renault, Fiat Chrysler Automobiles, Mercedes-Benz, Volkswagen, PSA Group, Nissan, Opel dan Ford ikut pengujian ulang ini. Kesemuanya didapati hasil bahwa emisi di lapangan selalu lebih tinggi daripada emisi di dalam laboratorium pengetesan.

Kabarnya pula, pengujian ini sempat membuat jatuh saham Renault karena disinyalir melakukan pelanggaran dengan pemeriksaan Otoritas tersebut ke sarang Renault. Satu hal yang jelas, rencananya Uni Eropa akan menerapkan standar emisi realitas pada 2017. Namun, apabila ada produsen yang mepet-mepet pada garis atas akan ditoleransi denga alasan adaptasi dengan kondisi baru.

separator

Jika melihat dari konstruksi ini, mungkin saja VW tanpa alatnya tersebut tetap memiliki perbedaan angka antara pengujian dan keadaan sebenarnya. Hal ini sebenarnya wajar saya berkaitan dengan semakin banyaknya polusi di udara pembakaran mesin semakin tidak efisien. Ataukah, VW sebenarnya hanya apes saja karena memasang alat tersebut yang sejatinya tanpa dipasang hasil pengujiannya sudah masuh batas aman? Nantikan saja berita selanjutnya. Baca juga Fiat Diselidiki Karna Masalah Emisi dan Skandal Emisi VW Group Masih Terus Berbuntut.

 

Top