Recall Lagi, Sekarang Jaguar

Alat Keamanan Tidak Berfungsi, Jaguar Recall Produknya – Lagi-lagi berita tak menyenangkan menghiasi pasaran otomotif dunia. Belum hilang rasa kecewa akibat skandal manipulasi emisi gas buang mesin otomotif yang diproduksi oleh beberapa vendor kelas dunia, sekarang malah disuguhkan berita recall yang tidak menenangkan pula. Kali ini berita recall datang dari produsen mobil dengan logo kucing raksasa alias Jaguar.

recall lagi sekarang jaguar

Dilansir dari Okezone (2/5/2016), recall tersebut dilakukan karena masalah yang terjadi pada perangkat keamanan mobil yang dikeluarkannya tersebut. Pasalnya, perangkat keamanan yang dimaksud berupa airbag yang enggan menggembung ketika kecelekaan terjadi. Tentunya hal ini sangat berbahaya lantaran beberapa pengendara tentunya sudah kadung percaya dengan munculnya airbag yang empuk malah tergantikan dengan stir mobil yang keras.

Dilansir dari laman yang sama, Model Jaguar yang bermasalah disinyalir bukan model-model baru. Tercatat Jaguar XF produksi 2009, 2011, 2012 dan 2015 menjadi target operasi dalam recall kali ini. Jika melihat dari tahunnya, agaknya menjadi suatu yang mengagumkan apabila baru diketahui saat ini dan bahkan telah terjadi hingga empat periode produksi dengan kendala yang sama.

Sumber yang sama menyebutkan bahwa kegagalan perangkat airbag ini terjadi akibat kesalahan produksi. Pasalnya, airbag ini tidak dibubuhi komponen kimia yang akan menghasilkan gas ketika diaktifkan. Padahal, gas yang dihasilkan itulah yang menjadi inti dari perangkat keamanan airbag tersebut selain kantung untuk menjadi wadah dari gas tersebut tentunya.

separator

Untuk mempertanggungjawabkan kegagalan produknya, Jaguar sendiri sudah melakukan pengumuman resmi dalam rangka melakukan recall terhadap produknya tersebut. Namun, hingga berita ini diterbitkan masih belum jelas mekanisme recall dan jadwal recall yang direncanakan oleh Jaguar. Mungkin saja apabila dilihat dari target operasinya, rasanya biaya yang akan dikeluarkan Jaguar tidak sedikit sehingga membutuhkan perencanaan yang lebih matang lagi.

Sebagai informasi, kegagalan fungsi airbag memang bisa dibilang sering terjadi. Bukan hanya masalah tidak mengembang, bahkan mengembang secara over-pun menjadi pusat masalah.  Pasalnya, beberapa waktu yang lalu produsen airbag Tanata malah membubuhi komposisi kimia yang berlebihan yang menyebabkan airbag dapat meledak di wajah pengendaranya. Hal ini yang menyebabkan produsen airbag dipaksa melakuakn recall untuk smeua produknya oleh otoritas setempat. Baca juga Fitur Keselamatan Tidak Menjadi Jaminan Selamat dan Mazda Motor Corporation Kampanyekan Recall Pada 1,9 Juta Unit Mobil.

Top