Tanggapan ITS Atas Komentar AISI

AISI, ITS Jangan Jemawa – Bisa jadi, peluncuran Gesits sebagai varian motor listrik siap pakai di Indonesia menjadi sorotan tajam dari berbagai kalangan. Pasalnya, produk skuter listrik tersebut menjadi pembuktian bahwa anak bangsa Tanah Air ini bisa melakukan hal yang menggebrak dunia. Tak heran, untuk skala global-pun, varian kendaraan listrik masih merupakan teknologi yang sulit dan berbiaya mahal sehingga jarang-jarang disentuh oleh produsen otomotif kelas kakap.

tanggapan its atas komentar aisi

Melihat penetrasi informasi atas kehadiran skuter listrik ini yang dikabarkan diterima oleh masyarakat luas, menuntut Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia alias AISI untuk buka mulut. Dilansir dari Kompas (9/5/2016), Ketua Umum AISI, Gunadi Sindhuwinata, menyatakan bahwa Gesits tak boleh jemawa. Pasalnya, menurutnya untuk mampu terjun ke belantara otomotif Gesits masih butuh beberapa penyempurnaan non-teknis. Dua poin yang ingin disampaikan adalah perlunya mengedukasi masyarakat serta menyiapkan layanan purna jual dan infrastruktur Gesits di tanah air.

Advertisement

Menanggapi komentar tersebut, pihak Gesits tidak tinggal diam. Muhammad Nur Yuniarto, Dekan ITS, sekaligus Kepala Proyek Gesits menyatakan bahwa komentar yang disampaikan AISI merupakan kepedulian terhadap karya anak bangsa (Gesits), sebagaimana dilansir dari Kompas (9/5/2016). Berusaha melihat dari perspektif positif, M. Nur menyatakan kebanggaannya mendapatkan sorotan dari AISI. Pasalnya, untuk proyek yang terbilang kecil, dapat mencuri perhatian AISI yang notabene kumpulan dari perusahaan otomotif kelas kakap di Indonesia.

M. Nur menyatakan pula apa yang disampaikan oleh Gunadi memang ada benarnya. Pasalnya, komentar tersebut akan membuat pihak pengembang Gesits untuk tidak berbangga dahulu sebelum semuanya siap. Sehingga, Gesits akan benar-benar berada di jalur yang benar yakni menjadi skuter listrik yang pantas untuk digunakan secara laik sebagaiman motor konvensional pada umumnya.

Hanya saja, menurut M. Nur, AISI seharusnya juga memberikan apresiasi positif atas kehadiran Gesits. Bahkan menurutnya perlu untuk mengucapkan terimakasih kepada pihak yang terafiliasi dengan pengembangan Gesits. Pasalnya, selama ini AISI hanya bermain di kelas motor konvensional. Keberadaan Gesits yang mengusung terobosan baru dalam dunia otomotif di Indonesia bisa menjadi nilai positif dari berbagai aspek ketimbang memperjuangkan satu warna motor konvensional saja.

M. Nur sebagai perwakilan akademisi menyampaikan, apabila waktunya sudah tepat bisa jadi AISI ikut bekerjasama dalam mengembangkan skuter listrik. Pasalnya, semakin banyak pihak yang mendukung tentu akan memebrikan pengaruh positif bagi pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia. Baca juga Mr. Jackie, Sepeda Listrik di IIMS 2016 dan LeSEE, Mobil Listrik Asal Cina.

Top