Gantian Garansindo Tanggapi AISI

Garansindo Menyayangkan Komentar AISI – Panasnya pemberitaan mengenai skuter listrik di tanah air nyatanya bukan melulu mengenai spesifikasi dan kualitas produknya. Nyatanya, sebagaimana produk-produk spektakuler yang tak terfikirkan di mata masyarakat umum, skuter listrik buatan Gesits tidak selalu mendapatkan support positif. Terkadang komentar abu-abu bahkan negatif sekalipun memang wajar diterima Gesits sebagaimana proyek-proyek pembaharuan peradaban manusia.

gantian garansindo tanggapi aisi

Soal Gesits yang sudah bisa dibilang jadi membuat AISI beberapa hari yang lalu terpaksa buka mulut. Konten utamanya menyatakan bahwa Gesits tak boleh berbangga diri dulu. Pasalnya memang ada beberapa pekerjaan rumah yang siap menanti Gesits apabila memang serius ingin menuju ke belantara otomotif Indonesia. Salah saut yang menjadi konten penting adalah menyiapkan layanan purna jual yang memang secara sumir terlihat sederhana, namun memakan biaya dan sumber daya yang besar.

Menanggapi hal tersebut, ITS selaku pemangku kepentingan atas Gesits menyatakan terima kasih atas wejangan yang diberikan AISI karena menjadikan suatu bukti bahwa Gesits mampu menarik perhatian khalayak industri otomotif. Pikirannya, tidaklah mungkin motor abal-abal mendapatkan sorotan dari AISI.

Berbeda dengan ITS, Garasindo mungkin menanggapi dengan sedikit keras. Muhammad Al Abdullah selaku CEO Garansindo menyatakan bahwa AISI tidak perlu khawatir dengan kesiapan Gesits, apalagi hingga berkomentar negatif dan meremehkan produk anak bangsa yang merupakan hasil penelitian akademisi ITS, demikian dilansir dari Kompas (11/5/2016).

Pembuktian atas tanggapan tersebut diberikan dengan penjelasan yang gamblang oleh CEO Garansindo tersebut. Pasalnya, Abdullah menyatakan bahwa konsep Gesits yang mengolaborasikan Garasindo dan ITS memang dirancang untuk menonjolkan kemampuannya masing-masing sehingga saling melengkapi. Jelas, untuk masalah riset baik dari segi teknis maupun non teknis akan dilakukan dengan kompetensi akademisi ITS. Sedangkan Garansindo tetap akan memainkan perannya sebagaimana seharusnya. Peran tersebut tak lain sebagai penyedia layanan purna jual yang menurut Abdullah sudah merupakan makanan sehari-hari Garansindo.

Secara konseptual, Abdullah berpendapat bahwa kendaraan listrik saat ini sudah menjadi trending topic di industri otomotif dunia. Pasalnya, keterbukaan informasi dari berbagai penjuru dunia saat ini sudah mampu diakses oleh masyarakat yang tentunya membuat kapasitas keilmuan masyarakat tidak berdasarkan satu sumber saja yang cenderung memiliki kepentingan tertentu.

Hal yang jelas, target Gesits bukan hanya industri Otomotif tanah air semata melainkan termasuk industri otomotif global. Hal ini menjadi target dan titik tuju yang jelas untuk menilai kualitas Gesits ke depannya. Baca juga AISI, ITS Jangan Jemawa dan Telkom Memesan Gesits.

 

Top