Shell Lubricant Bermain Skutik

Logo Cangkang Terbitkan Oli Skutik – Panasnya permainan di belantara pasar otomotif roda dua di Indonesia memang membuat perusahaan perminyakan ikut kecipratan rezeki. Pasalnya produk otomotif memang membutuhkan vendor pembuatnya, namun setelah produk itu sampai ke tangan konsumen, pada prinsipnya semua pilihan terserah konsumen. Walaupun untuk melengkapi tanggung jawabnya atas layanan purna jual vendor otomotif selalu menyediakan suku cadang aslinya, namun tak sedikit konsumen yang merasa lebih puas menggunakan produk dari vendor lain, termasuk oli.

shell lubricant bermain skutik

Melihat fenomena tersebut, perusahaan asal Belanda, Shell, mencoba bermain dalam industri oli tanah air. Kenyataannya, generasi motor bebek sudah tergerus dengan kehadiran skuter matik di pasaran tanah air. Alhasil Shell-pun terpaksa memboyong produknya untuk menyediakan varian oli khusus motor matik. Hal ini disebabkan karakteristik motor matik dan bebek berbeda jauh, sehingga tak boleh menggunakan oli yang dikawin silangkan.

Perbedaan tersebut utamanya terkait jenis koplingnya. Jika mesin bebek dan sport menggunakan kopling basah, mesin skuter matik menggunakan tipe kopling kering. Kopling jenis basah sendiri menempatkan oli mesin sebagai tempat mandinya. Sedangkan untuk kopling kering, oli mesin tidak dibawa mandi bersama-sama, sehingga pantaslah kenapa sebutan basah dan kering ini disematkan pada kedua jenis kopling ini.

Untuk mengatasi perbedaan tersebut, Shell telah menembak produk Shell Advance AX7 Scooter dan Shell Advance AX5 Scooter sebagai jagoannya. Perbedaan dari kedua jenis oli tersebut utamanya terletak pada vistoksitas yang dimiliki oleh oli tersebut. AX 7 dinyatakan memiliki keenceran yang lebih rendah daripada AX 5. Hal ini lantaran AX 7 memiliki SAE di 10W-40 sedangkan AX 5 di 15W-40. Keenceran oli sebenarnya dibutuhkan oleh mesin-mesin baru yang masih sempit celah-celahnya lantaran belum teroksidasi karena pemakaian. Sedangkan oli yang lebih kental ditujukan untuk mesin yang sudah mulai berumur karna memang celahnya sudah lebar dan lebih rawan terhadap gesekan. Selain itu, AX 7 merupakan oli sintetik yang diklaim lebih halus ketimbang AX 5 yang dibuat dengan menggunakan mineral-mineral alam kelas premium.

Apabila melihat kondisi ini, sebenarnya hampir tidak ada bedanya dengan oli yang disediakan oleh ATPM di Indonesia. Mungkin saja aditif oli yang ditambahkan menjadi pembeda utama yang menjadi andalan dari Shell. Bisa jadi dengan nama besar Shell, oli ATPM akan tergeser posisinya di pasaran pelumas skutik di Indonesia. Baca juga Ketika Perusahaan Pelumas, Shell Membuat Mobil dan Oli Kendall Ramaikan Pasar Lubricant di Indonesia.

Top