Saham Anjlok, Mitsubishi Bakal Diakuisisi Nissan

Mitsubishi Alami Rugi Besar, Nissan Berniat Ambil Alih Perusahaan – Buntut dari skandal manipulasi data konsumsi bahan bakar yang melanda Mitsubishi rupanya berbuntut panjang. Akibat kasus ini, Mitsubishi mengalami kerugian yang cukup besar. Salah satu dampak dari kasus tersebut adalah anjloknya 44 persen saham dari perusahaan otomotif berlogo tiga berlian tersebut. Selain saham yang mengalami penurunan signifikan, tentu perusahaan juga mengalami kesulitan keuangan karena diharuskan membayar kompensasi yang tak sedikit.

mitsubishi alami rugi besar nissan berniat ambil alih perusahaan

Hal ini, rupanya menjadi peluang besar bagi produsen Nissan. Meski awalnya adalah salah satu produsen yang juga ikut dirugikan atas skandal ini, namun kini Nissan justru berencana untuk mengambil alih Mitsubishi dengan membeli saham mereka.

Informasi tersebut seperti dikatakan Bloomberg dan dilansir dari halaman Okezone, Kamis (12/05/2016) yang mengatakan bahwa Nissan berniat membeli saham Mitsubishi sebesar 34 persen dengan nilai USD1,8 miliar atau setara dengan Rp23 triliun. Kabar lebih lanjut, saat ini Nissan dikatakan telah melakukan tahap akhir untuk negosiasi pembelian saham Mitsubishi.

Jika rencana ini goal, maka Nissan akan menjadi pemegang saham terbesar. Saat ini, Nissan memang tengah mengupayakan agar pembelian saham ini terealisasi. Namun, hingga sejauh ini produsen Mitsubishi masih mengkaji tawaran dari Nissan. Pasalnya, perusahaan juga telah menawarkan pembelian saham baru yang akan dikeluarkan oleh Mitsubishi.

separator

Seperti diketahui, selama ini pemegang saham terbesar Mitsubishi dikuasai oleh MItsubishi Heavy Industries, Ltd, dan Mitsubishi Corporation yang memiliki sebesar 10 persen saham dari Mitsubishi Motor.

Kerja sama antara Mitsubishi dan Nissan juga telah terjalin sejak lama. Keduanya berkolaborasi dalam memproduksi kendaraan yang akan menjadi andalan. Karena memang perakitan Mitsubishi dikenal sebagai perakitan yang tak perlu diragukan lagi. Terakhir kali, keduanya bekerja sama dalam memproduksi dua model keicar atau kendaraan mungil city car milik Nissan yang dirakit di pabrik Mitsubishi. Namun, belakangan setelah diketahui adanya kecurangan data konsumsi bahan bakar yang dilakukan oleh Mitsubishi terhadap kedua mobil keicar milik Nissan tersebut, masih belum diketahui bagaimana tanggapan Nissan dan bagaimana kelanjutan kerja sama kedua perusahaan tersebut. Baca juga Skandal BBM Mitsubishi Indikasikan Model Lain dan Mitsubishi Bertanggung Jawab Akan Ganti Kerugian Konsumen

Top