Meski Pasar Lesu, Penjualan Toyota Terus Meroket!

Penjualan Toyota Mengalami Kenaikan di Pasar Nasional – Penjualan kendaraan di pasar otomotif nasional yang menurun sepertinya tidak berpengaruh terhadap penjualan yang dilakukan oleh PT Toyota-Astra Motor (TAM). Pasalnya penjualan terhadap produk Toyota justru mengalami peningkatan yang siginifikan.

Penjualan Toyota Mengalami Kenaikan di Pasar Nasional

Tercatat TAM berhasil menjual produknya sebanyak 31.626 unit. Angka tersebut naik sekitar 6,1 persen pada bulan April 2016 yang lalu. Ini membuktikan bahwa Toyota masih bisa bertahan sebagai pemimpin pasar otomotif nasioanal dan mampu bersaing melawan tren pasar yang sedang lesu.

Kerberhasilan yang diraih Toyota ini berkat penjualan terhadap Toyota Rush yang mencetak penjualan sebanyak 2.252 unit atau naik hingga 28,2 persen sehingga bisa menjadi market leader di segmen medium SUV. Sedangkan untuk produk All New Toyota Fortuner yang diluncurkan pada awal tahun ini masih tetap memimpin pada segmen high SUV dengan angka penjualan sebesar 2.292 unit dan market shares 33,2% di kelasnya. Sementara itu, untuk kendaraan komersial didukung oleh penjualan di segmen pickup yang dipegang oleh Toyota Hilux dengan pertumbuhan signifikan sebesar 45,7%.

Henry Tanoto selaku Vice President Director PT Toyota-Astra Motor menyebutkan bahwa pencapaian tersebut tidak lepas dari kepercayaan pelanggan terhadap produk, teknologi, dan layanan Toyota yang terus menerus ditingkatkan.

“Pencapaian ini tidak hanya semakin meneguhkan posisi Toyota di kancah industri otomotif nasional, sekaligus membawa market shares Toyota ke posisi tertinggi sepanjang beberapa waktu terakhir ini, sehingga makin meyakinkan kami untuk terus meningkatkan implementasi semangat Let’s Go Beyond yang mewarnai setiap kegiatan Toyota di Indonesia,” kata Henry.

Secara keseluruhan, penjualan mobil di segmen ritel untuk periode bulan April mengalami penurunan sebesar 9,9 % dari total penjualan sebanyak 92.407 unit di bulan Maret menjadi 83.288 unit di bulan April. Penurunan ini terjadi untuk semua segmen kendaraan penumpang maupun kendaraan komersial. Untuk kendaraan penumpang mengalami penurunan 11,2 % dan paling besar penurunannya dialami oleh pasar SUV dengan besar 32,8 %. Sedangkan untuk kendaraan komersial turun sebesar 4,6 % dengan penurunan paling banyak dialami oleh segmen truk ringan (2 ton) sebesar 9,4 %. Baca juga  Meluncur Akhir Tahun di Indonesia, Toyota Innova Laris Manis dan Toyota Semakin Kokoh Kuasai Pasar di Indonesia.

 

Top